Medan perang Thunderbolt yang hancur menjadi saksi bisu horor Perang Satu Tahun. Sektor ini dipenuhi puing koloni luar angkasa yang melayang, menciptakan zona pertempuran mematikan bagi Federasi Bumi dan Zeon yang saling berebut kendali wilayah demi bertahan.
Di garis depan, pilot elit Federasi Bumi bernama Io Fleming terjebak dalam obsesi demi kehormatan. Ia adalah pria nekat yang gemar musik jazz, sering memutar piringan hitam di kokpit saat bertempur melawan musuh dengan gaya yang sangat agresif serta brutal.
Di sisi lawan, seorang sniper berbakat dari Zeon bernama Daryl Lorenz memikul beban berat sebagai penyandang disabilitas. Ia harus mengorbankan bagian tubuhnya demi mengendalikan unit mobile suit canggih, menjadikannya pion kunci pasukan zaku legendaris.
Hubungan keduanya penuh dendam karena mereka saling melukai rekan seperjuangan. Konflik ini melampaui sekadar ideologi perang, melainkan pertarungan ego dan obsesi pribadi yang membuat mereka terus saling incar di tengah kehancuran ruang angkasa yang kelam.
Melalui iringan jazz yang kontras dengan ledakan mesin perang, kisah ini menggali sisi gelap kemanusiaan. Saat batas antara prajurit dan mesin memudar, mereka terpaksa terus maju ke neraka tanpa tahu apakah kemenangan akan membawa kedamaian bagi jiwa.
Dunia senshado kembali memanas saat sekolah Ooarai terancam dibubarkan secara paksa oleh kementrian pendidikan. Meski telah memenangkan turnamen nasional, janji lama diingkari dan seluruh siswa harus menghadapi kenyataan pahit bahwa masa depan sekolah kini di ujung tanduk.
Miho Nishizumi memikul beban berat untuk menyelamatkan eksistensi teman-temannya. Bersama rekan setianya, Saori Takebe, mereka berjuang keras menggalang dukungan serta merancang strategi taktis paling brilian demi menghadapi tantangan eksistensial ini.
Konflik memuncak ketika mereka ditantang oleh tim elit universitas yang memiliki tank jauh lebih canggih. Keberadaan Yukari Akiyama menjadi kunci vital dalam mengumpulkan intelijen, sementara taktik unik mereka diuji melawan kekuatan besar yang sangat dominan.
Hana Isuzu dan Mako Reizei juga ikut mengerahkan kemampuan terbaik mereka di balik kemudi baja. Hubungan erat antar kawan ini diuji dalam medan pertempuran sengit yang menuntut kerjasama tim tingkat tinggi serta kepercayaan mutlak antar setiap kru tank.
Akankah solidaritas sekolah kecil ini mampu menjungkirbalikkan dominasi lawan yang jauh lebih kuat? Dalam gemuruh ledakan dan deru mesin, tekad membara para gadis ini akan menentukan nasib masa depan mereka dalam sebuah pertempuran legendaris yang tak terlupakan.