Dunia supernatural kembali bergejolak saat batas waktu dan ruang semakin menipis. Melalui foto-foto tua yang menyimpan rahasia kelam, setiap jepretan menjadi pintu masuk menuju masa lalu. Ketegangan psikologis kini meningkat seiring ancaman musuh misterius.
Cheng Xiaoshi memikul beban berat karena harus merasuki tubuh orang lain demi mengubah sejarah yang tragis. Keberaniannya seringkali melampaui logika, namun ia tetap teguh demi menyelamatkan siapa pun yang terjebak dalam arus waktu yang sangat kejam ini.
Di sisinya, Lu Guang tetap menjadi sosok dingin yang penuh perhitungan. Sebagai navigator utama, ia mengatur setiap langkah agar rekan setimnya tidak tersesat dalam manipulasi takdir yang mematikan. Kepercayaan di antara mereka adalah kunci utama bertahan.
Hubungan intensif mereka diuji ketika bayang-bayang masa lalu mulai mengaburkan kenyataan di depan mata. Konflik emosional yang mendalam memaksa mereka memilih antara kepentingan pribadi atau kebenaran pahit yang sudah lama terkubur dalam lipatan memori foto.
Apakah mereka mampu memutus rantai penderitaan sebelum semuanya hancur berantakan? Melintasi batas dimensi, perjuangan ini bukan lagi soal memperbaiki masa lalu, melainkan usaha untuk mempertahankan jati diri di tengah kekacauan takdir yang tidak pernah berujung.
Abis pertempuran hidup-mati di Kota Air Priestella, Subaru dan teman-temannya emang menang, tapi bayarannya mahal banget. Gara-gara kekuatan "Keserakahan" (Gluttony), Rem koma nggak bangun-bangun, ingatan Crusch habis dimakan, sampai-sampai nama Julius pun dilupain sama semua orang. Pas lagi pusing nyari cara buat nyelametin mereka, Subaru denger rumor tentang si "Bijak" Shaula—sosok serba tahu yang katanya punya segala macam ilmu.
Tujuan Subaru selanjutnya adalah Menara Pengawas Pleiades, tempat tinggal si Bijak yang ada di ujung gurun pasir misterius bernama Bukit Pasir Auguria. Tempat ini bahaya banget, bahkan Reinhard si "Ksatria Pedang" paling sakti aja pernah gagal nembus ke sana. Gurunnya ekstrem, banyak monster sihir aneh, pokoknya isinya bahaya maut semua, deh.
Tapi demi mengembalikan apa yang udah hilang, Subaru bareng teman-temannya nekat berangkat dan mempertaruhkan nyawa mereka sekali lagi buat nerobos gurun maut tersebut. Perjalanan epik mereka pun dimulai!
Meskipun statusnya sekarang udah jadi mahasiswa dengan masa depan yang cerah dan terjamin, Natsuki Haibara masih sering banget galau nyeselin masa-masa SMA-nya dulu. Pas SMA, Haibara ini adalah cowok yang kuper, insekyur, punya kecemasan sosial, plus berbadan gemuk. Semua usahanya buat sok asik dan nyari temen pas zaman itu berakhir gagal total dan zonk. Sampai suatu malam, Haibara berdoa khusyuk banget pengen dapet kesempatan buat ngulang masa remajanya—dan ajaibnya, pas bangun besok pagi, dia beneran time travel balik ke masa lalu sebelum hari pertama masuk SMA!
Gak mau nyia-nyiain kesempatan emas ini, Haibara langsung gerak cepat memanfaatkan waktu satu bulan sebelum masuk sekolah buat diet ketat dan olahraga biar badannya jadi proporsional. Pas hari pertama sekolah tiba, transformasi fisiknya sukses bikin impresi pertama yang bagus banget, sampai-sampai dia bisa langsung temenan sama sirkel anak-anak populer, termasuk Hikari Hoshimiya—cewek yang jadi cinta monyetnya dulu. Pas ketemu lagi, Haibara sadar kalau perasaannya ke Hoshimiya ternyata gak berubah sama sekali, makanya dia langsung pasang target baru di kehidupan keduanya ini: harus bisa jadian sama Hoshimiya!
Sambil asyik menikmati waktu main bareng Hoshimiya dan temen-temen barunya, Haibara juga mulai ngebakar lagi semangat masa mudanya dengan ikutan klub basket dan bahkan dapet kerjaan sampingan di kafe lokal. Tapi, punya sirkel pertemanan baru ternyata juga bawa drama dan masalah baru yang belum pernah dia hadapi di lini masa sebelumnya. Haibara pun harus putar otak buat nyelesaiin segala rintangan itu demi bisa menikmati masa remaja indahnya secara maksimal!
Sebuah kapal luar angkasa terombang-ambing dalam ketakutan saat ancaman misterius bernama Gnosia menyerang para awak. Makhluk ini menyamar menjadi manusia, memicu paranoia luar biasa. Satu per satu kru harus dideportasi ke ruang beku demi kelangsungan hidup.
Setsuna menjadi sosok kunci yang misterius, seringkali memegang peran krusial dalam diskusi mematikan. Ia menjalin ikatan unik denganmu di tengah kebingungan, meski sulit dipercaya. Kepercayaan adalah komoditas langka saat kawan bisa saja musuh.
Karakter eksentrik seperti Raqio yang skeptis dan Stella yang lembut menambah tensi dalam setiap debat sengit. Mereka saling tuduh, mencoba mengungkap siapa sebenarnya Gnosia yang bersembunyi di balik topeng manusia sebelum kapal hancur sepenuhnya.
Perdebatan panjang menjadi senjata utama dalam menentukan nasib. Kamu harus jeli memperhatikan gerak-gerik setiap orang, terutama SQ yang sering mencurigakan. Analisis psikologis sangat penting agar tidak salah langkah dalam membuang rekan yang tak bersalah.
Apakah kebenaran bisa ditemukan di balik lingkaran kebohongan ini? Pertarungan ini bukan sekadar bertahan hidup, melainkan ujian integritas diri. Di tengah keterasingan ruang angkasa, loyalitasmu akan diuji oleh logika tajam dalam simulasi yang mematikan.