Tahun 2199, umat manusia hampir musnah akibat radiasi bom meteor alien Gamilas. Sisa populasi bersembunyi di bawah tanah, menanti ajal. Harapan terakhir muncul dari planet Iscander yang menawarkan teknologi pemulihan bumi melalui sebuah misi nekat melintasi galaksi.
Susumu Kodai, seorang perwira muda yang emosional dan penuh dendam, bergabung dalam kru kapal legendaris Yamato. Ia berjuang mengatasi trauma masa lalunya sambil belajar arti kepemimpinan di bawah komando kapten veteran yang sangat bijaksana, Juzo Okita.
Hubungan berkembang saat Yuki Mori, operator radar yang tenang, mulai meruntuhkan dinding pertahanan emosional sang protagonis. Mereka harus bekerja sama meski dibayangi ancaman konstan dari musuh yang mematikan dan tekanan waktu untuk menyelamatkan masa depan.
Persaingan ideologi muncul ketika Dessler, pemimpin Gamilas yang karismatik namun kejam, terus memburu Yamato. Konflik tidak hanya terjadi di ruang hampa yang dingin, tetapi juga di dalam kapal, menguji loyalitas kru terhadap perintah dan nurani mereka sendiri.
Misi ini bukan sekadar perjalanan panjang, melainkan ujian kemanusiaan di tengah kehancuran total. Dengan sisa waktu yang terus berdetak, setiap kru harus mengorbankan segalanya untuk menembus garis depan demi memastikan kehidupan tetap ada di planet biru.
Dunia eksplorasi ruang angkasa terasa begitu jauh, namun bagi dua saudara, bintang adalah target nyata. Menggabungkan elemen drama dan komedi, kisah ini membawa penonton pada perjalanan emosional mengejar mimpi masa kecil yang sempat terkubur oleh realitas.
Mutta Nanba kehilangan semangat setelah dipecat dari pekerjaannya, terjebak dalam kehidupan monoton. Namun, sebuah surat dari JAXA memicu memori lama. Ia kini harus berhadapan dengan kegagalan masa lalu yang menghantuinya selama bertahun-tahun lamanya.
Di sisi lain, adiknya yang jenius, Hibito Nanba, sudah melangkah jauh menjadi astronot profesional. Kesenjangan pencapaian di antara mereka menciptakan dinamika rumit, di mana rasa bangga beradu dengan rasa iri yang terpendam dalam lubuk hati mereka.
Ketika Mutta memutuskan untuk mengikuti jejak sang adik, ia harus menghadapi tes seleksi yang sangat ketat dan kompetitif. Ia berjuang membuktikan bahwa usia hanyalah angka dan tekad yang kuat mampu melampaui kemampuan fisik yang lebih muda dari dirinya.
Menghadapi tekanan mental yang hebat, mereka berdua berusaha meraih cakrawala. Tema tentang kegigihan, ikatan persaudaraan yang tak tergoyahkan, dan keberanian untuk bermimpi besar menjadi inti perjalanan mereka menuju hamparan luas di luar angkasa sana.