Shinichirou Nakagami punya kehidupan yang bikin cowok-cowok seumurannya ngiri abis: dia tinggal serumah sama Hiromi Yuasa, siswi idola sekolah. Tapi, Hiromi yang biasanya ceria berubah jadi pendiam dan dingin banget sejak ibunya meninggal. Di saat teman-temannya sibuk cemburu sama Shinichirou, muncul gosip baru gara-gara dia ketemu sama Noe Isurugi, cewek aneh yang katanya bisa ngutuk orang dan kutukannya itu selalu kejadian beneran.
Noe sempat ngasih kutukan ke Shinichirou juga. Tapi, katanya kalau mau ngutuk orang, kita harus siap-siap kena batunya sendiri. Ternyata benar, kutukan Noe malah balik ke dia sendiri dalam bentuk musibah yang menimpa ayam kesayangannya, Raigomaru. Anehnya, Noe nggak nangis sama sekali karena dia ngerasa air matanya udah dicuri.
Supaya Noe bisa nangis lagi, dia butuh air mata dari orang lain. Di saat itulah, Shinichirou malah kepikiran satu orang yang air matanya pengin banget dia hapus.
Dunia penuh absurditas kembali menghantam sekolah SMA yang kacau. Anime komedi gelap ini menyoroti kehidupan sehari-hari penuh satir tentang depresi dan kebobrokan sosial, di mana setiap fenomena kehidupan dibedah dengan gaya narasi yang sangat nyeleneh.
Sosok guru pesimis bernama Nozomu Itoshiki terus berjuang menghadapi siswanya yang memiliki kepribadian super ekstrem. Ia selalu menganggap setiap hal kecil sebagai sebuah tragedi yang layak disesali, menciptakan gesekan komedi yang tak terduga.
Di sisi lain, Kafuka Fuura muncul sebagai siswi optimis yang selalu mematahkan logika pesimis gurunya. Ketidaksamaan pandangan hidup di antara mereka menjadi pemicu konflik batin sekaligus dinamika kocak yang mewarnai setiap jam pelajaran di kelas.
Dikelilingi siswa unik seperti Chiri Kitsu yang sangat perfeksionis hingga Abiru Kobushi dengan misteri perban di wajahnya, sang guru terpaksa menguras mental. Setiap karakter membawa isu sosial modern yang ironis dan sangat relevan untuk ditertawakan.
Ketegangan antara keputusasaan dan harapan semakin memuncak saat realitas sosial yang aneh terus menantang kewarasan mereka. Apakah sang guru mampu bertahan dari kekacauan ini, atau justru ia akan terus tenggelam dalam lubang depresi yang tiada akhirnya?