Dunia kompetitif karuta Jepang mendadak terasa begitu intens dan penuh gairah bagi mereka yang terjun ke dalamnya. Permainan kartu tradisional ini menuntut fokus tinggi, pendengaran tajam, serta kecepatan kilat yang seringkali menguras tenaga fisik pemainnya.
Chihaya Ayase adalah gadis tomboi yang terpikat pada karuta setelah bertemu dengan seorang siswa pendiam bernama Arata Wataya. Baginya, permainan ini adalah tempat di mana ia bisa menemukan jati diri dan menjadi yang terbaik di seluruh negeri.
Perjalanan ini tak dilewati sendirian karena Taichi Mashima, sahabat masa kecil Chihaya, selalu setia mendampinginya meski menyimpan perasaan terpendam. Dinamika antara ketiganya menciptakan konflik emosional mendalam di balik kerasnya dunia kompetisi.
Tantangan semakin berat saat mereka harus membangun klub karuta di sekolah, menghadapi lawan-lawan tangguh, serta membagi fokus antara ambisi pribadi dan persahabatan. Setiap pertandingan menjadi refleksi dari janji masa lalu yang terus menghantui langkah mereka.
Ketekunan dalam mengejar gelar ratu karuta menguji batas kemampuan sekaligus memicu pendewasaan karakter yang menyentuh hati. Anime ini menangkap esensi perjuangan masa muda, cinta segitiga yang rumit, dan semangat tak tergoyahkan untuk mencapai sebuah impian.
Berlatar Yokohama tahun 1963, kisah drama remaja ini membawa kita ke masa penuh perubahan menjelang Olimpiade Tokyo. Di tengah semangat pembangunan, sebuah gedung klub sekolah tua yang bersejarah terancam dibongkar, memicu perdebatan sengit.
Umi Matsuzaki adalah siswi rajin yang mengelola rumah kos di atas bukit sembari mengibarkan sinyal bendera setiap pagi. Rutinitas tenang gadis ini mendadak terusik ketika ia bertemu dengan sosok laki-laki misterius yang penuh rasa ingin tahu.
Shun Kazama, seorang aktivis klub jurnalisme sekolah, muncul dalam kehidupan Umi dengan karisma yang kuat. Mereka pun mulai bekerja sama demi menyelamatkan gedung Quartier Latin yang ikonik dari rencana penggusuran yang dingin oleh pihak sekolah.
Kedekatan mereka tidak hanya soal perjuangan menyelamatkan warisan sejarah, melainkan juga tentang rahasia masa lalu yang perlahan terkuak. Benang merah takdir seolah sengaja menjalin hubungan mereka dalam sebuah situasi yang sangat rumit dan penuh teka-teki.
Perjuangan remaja untuk mempertahankan tradisi di tengah modernisasi menjadi fokus utama film ini. Melalui emosi yang jujur dan latar yang memukau, mereka harus menghadapi keraguan diri sekaligus mencari kebenaran tentang asal-usul keluarga yang tersembunyi.