Zaman Sengoku yang kelam menjadi latar petualangan penuh kutukan ini. Seorang penguasa egois tega menumbalkan nyawa putranya demi kejayaan wilayahnya sendiri. Akibat perjanjian gelap dengan iblis, sang bayi lahir dengan kondisi mengenaskan tanpa organ tubuh.
Bayi malang itu dibuang ke sungai namun berhasil diselamatkan oleh seorang tabib ahli. Ia diberikan prostetik kayu sebagai pengganti anggota tubuhnya yang hilang. Pemuda tangguh ini kemudian tumbuh menjadi pemburu iblis bernama Hyakkimaru yang mematikan.
Takdir mempertemukannya dengan bocah pencuri yang lincah bernama Dororo. Mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan perjalanan panjang bersama melintasi medan perang. Keduanya saling menjaga di tengah dunia yang kejam dan penuh dengan pengkhianatan.
Sang protagonis bertarung melawan para monster demi merebut kembali setiap bagian tubuhnya yang dicuri iblis. Namun, perjalanan ini tidaklah mudah karena ia harus berhadapan dengan kenyataan pahit mengenai asal-usul kelahirannya serta ambisi ayahnya sendiri.
Apakah ia akan mendapatkan kembali kemanusiaannya setelah semua pengorbanan ini? Konflik emosional pun mulai menguji nurani mereka di tengah deru pedang. Pertarungan antara takdir, keadilan, dan keinginan untuk hidup menjadi pusat dari petualangan epik ini.
Situasi bumi kian memanas saat invasi pasukan Altana mengancam eksistensi manusia. Pertarungan skala epik pecah di seluruh penjuru kota, menuntut kerja sama tak terduga demi menghentikan kehancuran total. Komedi satir berubah menjadi medan laga penuh emosi yang mencekam.
Gintoki Sakata kini memikul beban berat untuk melindungi rekan-rekannya dari ancaman musuh yang tak terduga. Bersama Shinpachi dan Kagura, ikatan persahabatan mereka diuji saat masa lalu kelam kembali menghantui setiap langkah perjuangan mereka.
Takasugi Shinsuke dan Katsura Kotaro muncul dengan agenda rahasia yang mengguncang stabilitas faksi. Rivalitas panjang yang penuh dendam berubah menjadi aliansi rapuh, di mana prinsip serta loyalitas dipertaruhkan demi menyelamatkan nasib masa depan mereka.
Kagura yang kini berjuang dengan jati dirinya harus menghadapi realita pahit bersama Kamui. Dinamika persaudaraan yang rumit ini menambah lapisan emosional mendalam, mempertegas bahwa di tengah kekacauan, ikatan darah tetap menjadi taruhan paling berharga.
Ketegangan memuncak saat konspirasi besar dibalik perang suci terungkap ke permukaan. Gintoki Sakata harus berhadapan dengan musuh utama yang mengincar jiwanya. Perang ini bukan sekadar senjata, melainkan manifestasi dari tekad baja setiap karakter demi kebebasan.
Setelah pertempuran sengit di Rakuyou, masa lalu yang tersembunyi dan tujuan asli dari pemimpin Naraku yang abadi, Utsuro, akhirnya terbongkar. Dengan mengacaukan cadangan Altana di berbagai planet, Utsuro berhasil memancing musuh terbesar Tendoshuu untuk turun tangan: Pasukan Pembebasan Altana. Karena Bumi jadi medan perang utama di konflik antargalaksi ini, rencana besar Utsuro untuk menghancurkan planet itu—sekaligus dirinya sendiri—hampir tuntas sepenuhnya.
Serangan di Terminal Pusat O-Edo menandai dimulainya pertempuran terakhir buat merebut kembali tanah para samurai. Yorozuya nggak kelihatan batang hidungnya, pemerintahan bakufu hampir hancur lebur, dan Shogun juga menghilang, bikin warga benar-benar nggak berdaya saat Pasukan Pembebasan mulai menjarah Edo dengan dalih membebaskan mereka dari kekuasaan Tendoshuu.
Terjepit di antara dua kekuatan besar yang sama-sama mengerikan, mungkinkah Gintoki, Kagura, Shinpachi, dan mantan murid-murid Shouyou Yoshida mengesampingkan ego mereka dan menyatukan semua sekutu demi melindungi apa yang mereka sayangi?
Kekacauan kembali melanda distrik Kabukicho saat para penduduknya terjebak dalam masalah absah yang makin menggila. Serial ini hadir dengan komedi satire tajam, memadukan lelucon slapstick yang tak terduga dengan bumbu kehidupan sehari-hari nan sangat konyol.
Sosok samurai berambut perak, Gintoki Sakata, kembali memimpin Yorozuya dengan gaya hidup malasnya. Bersama Shinpachi Shimura yang menjadi pengamat akal sehat, mereka harus menghadapi permintaan aneh klien di tengah dunia penuh parodi.
Kehadiran Kagura sebagai gadis alien yang rakus semakin memperkeruh suasana rumah Yorozuya. Hubungan mereka bukan sekadar rekan kerja, melainkan keluarga disfungsional yang saling melengkapi di tengah kerasnya dunia Edo yang terus berubah setiap saat.
Konflik unik muncul ketika tokoh pendukung lain, seperti Hijikata Toushiro dari Shinsengumi, ikut terseret dalam drama konyol. Ego mereka yang besar sering kali berbenturan, menciptakan situasi memalukan yang justru menjadi puncak dari segala kericuhan.
Di balik tawa, tersimpan pesan tentang keteguhan hati dalam menghadapi perubahan zaman yang kejam. Tema persahabatan dan integritas tetap menjadi inti, mengingatkan kita bahwa meski hidup penuh noda, tawa adalah senjata terbaik untuk terus melangkah maju.