Petualangan berburu harta karun emas suku Ainu berlanjut ke wilayah dingin Karafuto. Nuansa aksi sejarah yang kental berpadu dengan survival brutal di tengah salju abadi. Ketegangan meningkat saat faksi-faksi mulai saling tikam demi memperebutkan peta tato.
Sugimoto sang prajurit abadi kini terpisah dari sekutunya. Ia berjuang keras melintasi perbatasan demi mencari kembali jejak Asirpa yang diculik. Tekad baja pria ini diuji saat ia harus menembus badai salju mematikan serta musuh-musuh yang licik.
Di sisi lain, Kiroranke memiliki motif tersembunyi yang mulai terungkap perlahan. Ia membawa gadis Ainu tersebut jauh ke utara untuk misi rahasia yang berbahaya. Hubungan mereka yang dulunya akrab kini dihantui rasa curiga dan ketidakpastian akan tujuan akhir.
Sementara itu, Hijikata tetap bergerak dari balik bayangan dengan rencana besar. Sang mantan pemimpin Shinsengumi ini tidak segan membasmi siapapun yang menghalangi jalannya. Setiap langkahnya penuh intrik, memperumit perburuan emas yang semakin berdarah.
Ketiga kubu kini terjebak dalam pusaran konflik di tanah asing yang tak kenal ampun. Persahabatan, pengkhianatan, dan ideologi yang bertabrakan akan menentukan siapa yang bertahan hidup. Siapakah yang akhirnya berhak menguasai harta karun legendaris tersebut?
Dunia terjepit di balik dinding raksasa demi menghindari ancaman titan pemakan manusia. Ketakutan menyelimuti umat manusia yang terkurung selama seratus tahun, menunggu malapetaka yang akhirnya menghancurkan kedamaian semu itu dengan darah dan kehancuran total.
Kehidupan Eren Yeager berubah drastis saat ia menyaksikan kehancuran rumahnya. Penuh dendam membara, ia bertekad menghabisi semua titan yang ada. Semangatnya yang meledak-ledak menjadi penggerak utama dalam melawan musuh yang jauh lebih kuat dan brutal.
Di sampingnya, Mikasa Ackerman selalu melindungi Eren dengan kemampuan tempur luar biasa, terikat janji setia yang tak tergoyahkan. Hubungan mereka yang rumit menjadi jangkar emosional di tengah kekacauan medan perang yang terus menuntut nyawa setiap hari.
Armin Arlert melengkapi trio ini dengan kecerdasan strategis yang tajam. Meski fisiknya lemah, pemikirannya sering kali menjadi kunci keselamatan bagi rekan-rekannya saat menghadapi situasi genting. Mereka belajar bahwa musuh tak selalu terlihat jelas di depan.
Konflik batin dan kebenaran pahit perlahan terungkap saat mereka terjun ke dalam militer. Melampaui sekadar pertahanan diri, ini adalah kisah pencarian jati diri, pengorbanan tragis, dan perjuangan melawan takdir kelam yang mengancam kepunahan seluruh ras manusia.
Setelah sukses di kampanye Sanyou, pasukan Qin, termasuk Komandan 1.000 orang Xin, makin selangkah lebih dekat buat mewujudkan mimpi Raja Ying Zheng menyatukan Tiongkok. Dengan posisi geografis yang strategis di wilayah Wei yang udah dikuasai, Qin sekarang mulai mengincar negara-negara lain yang masih berperang di sebelah timur.
Di sisi lain, Li Mu—seorang ahli strategi jenius yang baru aja diangkat jadi perdana menteri Zhao—manfaatin gencatan senjata sementara sama Qin buat negosiasi sama negara-negara lain tanpa gangguan. Tiba-tiba, Ying Zheng dapet kabar buruk kalau pasukan dari negara Chu, Zhao, Wei, Han, Yan, dan Qi udah masuk ke wilayah Qin. Sadar kalau dia udah dijebak sama taktik gencatan senjata Li Mu, Zheng buru-buru ngumpulin para penasihatnya buat nyusun rencana menghadapi pasukan koalisi enam negara yang udah ada di depan mata.
Untuk pertama kalinya dalam sejarah, negara Qin terancam musnah total. Mereka harus ngerahin semua sumber daya dan strategi yang ada supaya nggak lenyap dari peta dunia.