Sebuah kapal luar angkasa misterius jatuh ke bumi, memicu kemajuan teknologi umat manusia yang drastis. Saat kapal raksasa ini diperbaiki sebagai Macross, ancaman alien Zentradi datang menyerang. Kekacauan pun pecah, memaksa ribuan warga sipil mengungsi ke dalam kapal.
Di tengah kekacauan, pilot muda berbakat bernama Hikaru Ichijyo terjebak dalam pertempuran sengit. Ia secara tidak sengaja bertemu dengan gadis cantik nan ceria, Lynn Minmay, yang mengubah arah hidupnya sekaligus menjadi simbol harapan bagi para penyintas.
Ikatan mereka menjadi rumit karena keterlibatan Misa Hayase, seorang perwira tegas yang memikul beban tanggung jawab besar di jembatan kapal. Ketegangan antara tugas militer, cinta segitiga, dan rasa takut akan kehancuran membuat suasana di kapal semakin dramatis.
Roy Focker, mentor sekaligus sosok kakak bagi Hikaru, terus memacu para pilot untuk bertahan hidup. Sementara itu, pasukan Zentradi yang tidak mengenal konsep budaya terus memburu mereka, menganggap kehadiran manusia sebagai ancaman eksistensial bagi seluruh semesta.
Musik dan lagu menjadi senjata tak terduga dalam konflik ruang angkasa yang brutal ini. Akankah melodi mampu meredam amarah para prajurit raksasa, ataukah kemanusiaan akan musnah ditelan oleh kerasnya peperangan yang tak kunjung usai di balik bintang-bintang nan jauh?
Perang antargalaksi mencapai titik didih dalam epik fiksi ilmiah yang mencekam ini. Saat dua peradaban terkunci dalam perseteruan mematikan demi menguasai energi purba misterius bernama Ide, nasib semesta kini berada di ujung tanduk di tengah kehancuran total yang nyata.
Cosmo Yuki harus memikul beban berat sebagai pilot mesin raksasa Ideon. Di balik amarah dan sifatnya yang impulsif, ia berjuang menjaga rekan-rekannya agar selamat dari kejaran armada Buff Clan yang tak kenal ampun demi mengakhiri siklus konflik kejam.
Hubungan antara Bes Jordan yang karismatik dan pasukannya semakin menegang saat mereka terombang-ambing di ruang angkasa. Tekanan mental akibat pengepungan konstan membuat kepercayaan di antara mereka memudar, memicu perdebatan moral tentang makna bertahan hidup.
Sementara itu, Kasha Imhof dan kru lainnya terus menantang takdir di tengah kekacauan medan perang. Ketegangan batin menghantui setiap individu saat mereka menyadari bahwa kekuatan yang mereka lindungi justru menjadi sumber kehancuran bagi seluruh umat manusia.
Konflik memuncak ketika rahasia Ide mulai terungkap, memaksa setiap pihak menghadapi konsekuensi tragis dari ambisi mereka. Apakah empati mampu melampaui ego, ataukah keserakahan manusia akan mengubur eksistensi alam semesta dalam kepunahan yang tidak bisa dihindari lagi?