Berlatar di Hiroshima saat Perang Dunia II, drama sejarah ini mengisahkan keseharian yang perlahan berubah mencekam. Fokusnya adalah pada ketangguhan manusia di tengah kehancuran global, menyajikan potret hidup yang terasa nyata, intim, dan sangat mengharukan.
Suzu Urano adalah gadis muda yang naif dan gemar melukis. Ia pindah ke Kure setelah dipinang oleh pria asing bernama Shusaku Hojo. Kehidupan rumah tangga baru ini menuntutnya untuk beradaptasi dengan lingkungan serta tanggung jawab yang berat.
Di balik kepribadiannya yang ceria, ia harus menghadapi tekanan dari kakak iparnya, Keiko Kuromura, yang cukup dingin. Hubungan mereka penuh dengan kecanggungan, mencerminkan ekspektasi sosial yang kaku terhadap peran seorang istri di masa penuh ketidakpastian.
Saat ancaman bom semakin mendekat, ia berjuang menjaga keutuhan keluarganya. Kegigihannya diuji melalui kelangkaan pangan dan serangan udara yang tiada henti. Ia terus berusaha menemukan kebahagiaan kecil di tengah dunia yang perlahan hancur karena peperangan.
Ketabahan karakter utama dalam menghadapi kehilangan menjadi inti dari perjalanan emosional yang mendalam. Kisah ini mengeksplorasi betapa berharganya setiap momen kedamaian meski harus bertahan hidup di bawah bayang-bayang masa depan yang gelap dan sangat tragis.
Dunia fantasi kelam menjadi medan laga bagi para pejuang lintas zaman yang terseret dari kematian. Mereka dipanggil ke dunia asing penuh intrik politik dan perang brutal antara manusia dan ras non-manusia yang berusaha menindas penduduk yang tertindas.
Shimazu Toyohisa, samurai legendaris dari era Sengoku, mendapati dirinya terdampar di dunia ini setelah terluka parah. Bersama dua rekan tak terduga, ia harus beradaptasi dengan kenyataan pahit demi bertahan hidup di tengah pusaran konflik besar.
Ia bertemu dengan Oda Nobunaga, sang ahli strategi licik yang haus akan kekuasaan, serta Nasu no Yoichi yang mahir memanah. Hubungan ketiganya yang kontras menjadi kunci mereka untuk memimpin pemberontakan melawan dominasi tirani yang kejam.
Di sisi lain, sosok misterius bernama Black King menggalang kekuatan kegelapan untuk memusnahkan umat manusia. Konflik ideologi dan taktik perang pun tak terelakkan saat kelompok ini terjepit di antara pilihan moral yang sulit dalam dunia yang begitu kacau.
Puncak ketegangan memuncak saat mereka menyadari bahwa takdir mereka adalah menjadi pion atau pembebas. Dengan pedang dan strategi, mereka menantang sejarah untuk mengubah masa depan dunia yang sedang berada di ambang kehancuran total akibat nafsu jahat.
Berlatar era pelarangan alkohol di Amerika, sebuah drama kriminal kelam dimulai dari tragedi berdarah. Di kota Lawless, kekuasaan dikendalikan oleh para mafia yang haus darah. Kematian tragis sebuah keluarga memicu rencana balas dendam yang sangat dingin.
Angelo Lagusa tumbuh dengan luka batin yang dalam setelah melihat keluarganya dibantai oleh anggota keluarga Vanetti. Setelah bertahun-tahun hidup dalam pelarian, ia kembali ke kampung halamannya dengan identitas baru untuk menuntaskan dendam lama.
Ia berhasil masuk ke lingkaran dalam mafia dengan mendekati Nero Vanetti, putra dari pria yang menghancurkan hidupnya. Hubungan mereka berkembang menjadi persahabatan rumit yang penuh kebohongan, meski Angelo terus merencanakan pembunuhan yang keji.
Konflik memuncak saat kesetiaan mulai goyah di tengah perang antar faksi mafia yang brutal. Angelo harus terus bermain peran sebagai rekan setia, sementara rasa bersalah dan kebencian terus berkecamuk di dalam jiwanya yang kini telah menjadi sangat gelap.
Apakah keinginan untuk membalas dendam benar-benar akan memberikan kedamaian bagi Angelo? Di balik hujan peluru dan pengkhianatan, cerita ini mengeksplorasi betapa dalamnya kehancuran manusia saat ia terobsesi dengan kebencian demi sebuah keadilan yang semu.