Dunia modern yang bising dan penuh gemerlap lampu malam Tokyo menjadi tempat pendaratan tak terduga bagi seorang ahli strategi legendaris. Ia terbangun di tengah hiruk-pikuk pesta Halloween, terjebak dalam kehidupan masa kini yang sangat asing baginya.
Sang ahli strategi perang Tiongkok, Zhuge Kongming, harus beradaptasi dengan cepat. Bukannya memimpin pasukan di medan tempur, ia justru terpesona oleh suara merdu seorang penyanyi amatir yang sedang berjuang keras menggapai impian besarnya.
Gadis itu adalah Eiko Tsukimi, musisi penuh talenta yang hampir menyerah karena kerasnya industri musik. Ia merasa tidak punya masa depan cerah, hingga akhirnya sang ahli taktik memutuskan untuk menggunakan kejeniusannya demi mendukung kariernya.
Konflik muncul saat mereka harus menghadapi ketatnya persaingan panggung hiburan. Dengan strategi militer kuno yang jenius, mereka berupaya menaklukkan hati penonton dan mengubah Eiko menjadi bintang besar di tengah tantangan yang sangat berat dan nyata.
Ikatan unik antara sejarah dan musik ini membawa keseruan tak terduga. Bersama-sama, mereka mencoba membuktikan bahwa bakat murni dan perencanaan matang mampu mengalahkan rintangan apa pun demi meraih puncak kejayaan di panggung musik yang megah.
Legend of the Galactic Heroes: Die Neue These - Collision
12 Episode 1
Sinopsis
Skala perang galaksi yang epik kembali memanas saat Kekaisaran dan Aliansi terjebak dalam kebuntuan ideologi. Ketegangan politik di internal kedua kubu mulai mengancam stabilitas front terdepan, memicu intrik gelap yang bisa mengubah arah sejarah umat manusia selamanya.
Reinhard von Lohengramm terus berambisi merombak tatanan Kekaisaran dengan ambisi yang membara. Namun, ia harus menghadapi oposisi internal yang licik serta beban tanggung jawab berat saat ia berupaya menegakkan keadilan di tengah korupsi rezim lama.
Di sisi lain, Yang Wen-li tetap menjadi otak jenius di balik pertahanan Aliansi yang kian rapuh. Meski enggan menjadi pahlawan perang, ia terpaksa terus bertarung melawan takdir sembari mencoba melindungi sekutu serta prinsip kemanusiaan yang ia pegang.
Persaingan kedua pemimpin ini bukan sekadar adu kekuatan militer, melainkan duel kecerdasan yang mendebarkan. Hubungan mereka diwarnai rasa hormat yang mendalam, meski mereka sadar bahwa kemenangan salah satu pihak akan menuntut kehancuran bagi pihak yang lainnya.
Kini, panggung galaksi menjadi saksi ketegangan yang kian memuncak menuju bentrokan besar. Idealisme akan diuji oleh kekejaman perang, memaksa setiap karakter menentukan pilihan sulit dalam dunia yang tidak lagi hitam putih demi mencapai kedamaian sejati.