Dunia remaja yang penuh teka-teki supranatural kembali menghantui. Fenomena Sindrom Pubertas yang misterius kini membawa ancaman baru bagi kedamaian hidup siswa SMA, menyisakan dilema antara logika medis dan realita emosional yang sulit untuk dijelaskan.
Sakuta Azusagawa menjalani hari dengan tenang bersama sang kekasih. Namun, ketenangan itu terusik saat sosok dari masa lalunya muncul kembali secara tiba-tiba, membawa kenangan pahit yang seharusnya telah terkubur jauh di dalam memori terdalamnya.
Mai Sakurajima harus menghadapi situasi pelik ketika cinta dan prioritas diuji oleh keberadaan seorang gadis kecil misterius. Hubungan mereka yang erat mulai diuji oleh badai emosional yang mengancam keutuhan hati kedua sejoli ini di depan publik.
Shoko Makinohara hadir sebagai kunci dari kekacauan ini, membawa teka-teki tentang masa depan dan takdir yang saling bertabrakan. Keberadaannya memaksa sang protagonis mengambil keputusan sulit yang akan mengubah jalan hidup mereka selamanya nanti.
Pertarungan batin antara keinginan egois dan pengorbanan menjadi tema utama. Ketika waktu dan ruang mulai retak, mereka harus berjuang mencari jawaban demi melindungi orang yang dicintai, meski harus menanggung beban emosional yang sangat amat berat.
Berlatar di Hokkaido yang dingin, perburuan emas suku Ainu berlanjut dengan intensitas tinggi. Musim kedua ini menyajikan aksi bertahan hidup yang brutal dan penuh strategi di tengah alam liar, sambil mengungkap konspirasi kelam yang tersimpan rapi.
Sugimoto sang prajurit abadi terus melangkah demi janji masa lalunya. Dia bekerja sama dengan Asirpa, gadis Ainu yang tangguh dan cerdas, untuk mengumpulkan potongan kulit tato yang menjadi peta harta karun misterius yang sangat berharga.
Hubungan mereka yang unik diuji oleh berbagai ancaman dari faksi lain. Hijikata, sosok legendaris yang licik, turut terjun dalam pertarungan mematikan ini dengan ambisi pribadinya sendiri, membawa konflik internal yang semakin kompleks dan tak terduga.
Di sisi lain, Ogata si penembak jitu yang dingin terus membayangi mereka dengan motif yang abu-abu. Persaingan antar kelompok pemburu emas ini memicu ketegangan psikologis, di mana loyalitas bisa berubah sewaktu-waktu demi ambisi emas yang menggoda.
Ketegangan memuncak saat mereka menghadapi musuh di lingkungan ekstrem. Tema kesetiaan, nilai kemanusiaan, serta sisi gelap sejarah Jepang beradu dalam perjalanan panjang yang menantang maut, memaksa tiap individu untuk bertahan atau hancur di tengah salju.
Pubertas sering kali dianggap sebagai masa yang penuh gejolak emosi. Namun, bagi sebagian remaja, masa ini menghadirkan fenomena aneh yang disebut Sindrom Pubertas. Keanehan supranatural ini mampu memanifestasikan ketakutan dan keinginan mereka menjadi nyata.
Sakuta Azusagawa adalah remaja penyendiri yang sempat mengalami trauma masa lalu. Hidupnya yang tenang tiba-tiba berubah saat ia melihat seorang gadis cantik mengenakan kostum kelinci mencolok berjalan sendirian di tengah perpustakaan sekolah yang sepi.
Gadis itu adalah Mai Sakurajima, seorang aktris ternama yang sedang hiatus. Ternyata, ia terkena Sindrom Pubertas yang membuatnya perlahan menghilang dari ingatan orang-orang sekitar. Hanya Sakuta yang bisa melihat sosoknya di tengah keputusasaan sang gadis.
Keduanya pun terjebak dalam hubungan unik yang penuh misteri. Sembari berusaha menyelamatkan eksistensi Mai dari kelupaan dunia, mereka harus menghadapi berbagai korban sindrom lain yang terjebak dalam dilema batin mendalam akibat tekanan hidup remaja.
Dapatkah mereka mengurai benang kusut di balik fenomena psikis yang menghantui ini? Di balik dialog yang tajam dan situasi absurd, tersimpan perjuangan menyentuh tentang pencarian jati diri, pengakuan eksistensi, dan cara menghadapi trauma di masa muda.