Kota Treasure Town adalah labirin beton yang penuh dengan kekacauan, kriminalitas, dan kehidupan liar yang tak teratur. Di balik gemerlap lampu kota yang memudar, sebuah narasi urban bernuansa surealis berkembang pesat, menantang realitas yang ada di sekitar.
Dua yatim piatu, Black yang tangguh dan dingin serta Shiro yang polos nan imajinatif, menguasai jalanan sebagai pelindung kota. Mereka melayang di antara gedung tinggi, menunjukkan ikatan persaudaraan yang sangat kuat dan tidak terpisahkan.
Keseimbangan kota mulai terancam oleh para yakuza serakah yang berniat mengubah Treasure Town menjadi taman bermain modern. Ambisi besar para pengusaha ini memicu konflik brutal, menguji loyalitas serta kewarasan duo bocah yang selama ini menjadi penguasa jalanan.
Black berjuang keras menjaga Shiro dari kerasnya dunia, sementara Shiro mencoba menyeimbangkan jiwa kakaknya yang mulai dihantui kegelapan. Pertempuran fisik dan batin pun tak terelakkan, memaksa mereka menghadapi masa lalu yang selama ini terkubur.
Apakah mereka mampu bertahan saat kota yang dicintai mulai hancur di depan mata sendiri? Kisah ini menggali tentang trauma, kehilangan, dan pencarian jati diri di tengah dunia yang kejam, menjadikan perjuangan mereka sebuah potret emosional yang intens.