Petualangan epik berlatar Hokkaido pasca-Perang Rusia-Jepang mencapai titik didih yang menegangkan. Perburuan harta karun emas suku Ainu berubah menjadi perebutan kekuasaan yang brutal. Setiap fraksi kini mempertaruhkan nyawa demi mengungkap rahasia besar.
Saichi Sugimoto yang tangguh berusaha memenuhi janji demi rekan mendiangnya. Ia harus berhadapan dengan musuh licik dan sekutu yang sulit ditebak. Keberaniannya diuji di tengah medan salju ganas saat konspirasi militer mulai mengancam stabilitas negeri.
Asirpa membawa kunci vital untuk membuka peta emas tersembunyi itu. Hubungannya dengan Sugimoto kian dalam, membentuk ikatan kepercayaan yang melampaui kepentingan pribadi. Gadis Ainu ini memegang prinsip teguh di tengah dunia yang dipenuhi nafsu serta darah.
Hijikata Toshizo memimpin faksi pemberontak dengan karisma seorang legenda samurai sejati. Ia berambisi membangun negara baru di utara dengan memanfaatkan harta emas tersebut. Ketegangan antara ambisi lama dan dunia modern menciptakan konflik ideologi sengit.
Pertarungan akhir memuncak saat rahasia masa lalu terungkap dengan cara yang brutal. Keserakahan manusia beradu dengan kehormatan serta warisan budaya yang nyaris punah. Kini, hanya mereka yang bertahan hidup yang berhak menulis sejarah emas di tanah beku ini.
"Orhun Dura, mulai hari ini lu dipecat dari party." Kalimat nyesek itu harus didengar sama Orhun. Padahal, dia yang aslinya pendekar pedang berbakat, rela pindah role jadi Enchanter (mage support) demi nutupin kekurangan di tim pahlawan. Eh, ujung-ujungnya dia malah ditendang sama ketua timnya sendiri dengan alasan kemampuannya medioker, bahkan dicap lemah dan serba bisa tapi nggak ada yang jago.
Nggak mau larut dalam kesedihan, Orhun mutusin buat mulai dari nol lagi jadi petualang solo. Kali ini, dia balik ke jati diri aslinya sebagai pendekar pedang. Tapi, masa-masa dia jadi Enchanter kemarin ternyata nggak sia-sia. Pengalaman, ilmu, dan berbagai mantra orisinal yang sempat dia ciptain dulu justru bikin gaya bertarungnya sekarang jadi unik dan gak ketebak sama musuh.
Berbekal kombinasi kekuatan pedang dan sihir yang nggak biasa ini, Orhun siap buka jalan ceritanya sendiri. Petualangan barunya ini bakal jadi ajang pembuktian ke semua orang—termasuk mantan temen-temennya yang udah ngeremehin dia—kalau dia itu sebenernya...
Bayangin sebuah dunia di mana gelar "Pahlawan" itu bukan sebuah kehormatan, melainkan hukuman mati yang paling kejam. Di sini, para penjahat kelas kakap nggak dipenjara, tapi malah divonis buat jadi tameng di barisan terdepan dalam perang abadi melawan Raja Iblis. Kasihannya lagi, dicap sebagai Pahlawan berarti mereka nggak diizinkan mati dengan tenang; setiap kali tewas di medan perang, mereka bakal langsung dihidupin lagi secara paksa buat dikirim balik ke pembantaian selamanya.
Salah satu korbannya adalah Xylo Forbartz, mantan komandan Ksatria Suci yang terhormat yang sekarang apes harus jadi ketua "Unit Pahlawan Terpidana 9004". Tugas dia adalah memimpin sekelompok narapidana yang dianggap sebagai aset sekali pakai oleh negara yang mereka bela. Tapi di tengah misi yang kacau balau, Xylo gak sengaja ketemu sama Teoritta, sesosok senjata hidup yang dikenal sebagai "Dewi", yang kehadirannya berpotensi ngubah arah perang sekaligus nasib Xylo sendiri.
Ketika unitnya terus-terusan dikasih misi bunuh diri yang makin gak ngotak bahayanya, Xylo harus putar otak buat menjaga anak buahnya tetap hidup. Sembari bertahan di tengah gempuran monster, dia juga mulai bergerak di balik layar demi ngebongkar konspirasi busuk di balik alasan kenapa dia sampai difitnah dan dihukum jadi pahlawan palsu ini!
Dunia penuh misteri ini terancam oleh retakan waktu yang mengacaukan segalanya. Para pengembara harus berpacu melawan takdir demi menjaga keseimbangan realitas agar tidak runtuh selamanya. Kekacauan magis dan sisa peradaban kuno menjadi saksi bisu.
Di tengah kehancuran, Su Ming muncul sebagai sosok dingin yang membawa beban masa lalu kelam. Ia adalah pengelana kesepian yang mencari kebenaran tentang asal-usul kekuatannya, sambil menghindari intrik politik yang mengancam nyawa setiap saat.
Perjalanannya berpapasan dengan Lin Qing, seorang ahli strategi cerdas yang memiliki ambisi besar. Hubungan mereka penuh ketegangan, di mana rasa saling tidak percaya perlahan berubah menjadi sekutu tak terelakkan dalam menghadapi musuh yang nyata.
Konflik memuncak ketika rahasia gelap mulai terungkap, menantang loyalitas dan moralitas karakter utamanya. Mereka terjebak dalam dilema antara menyelamatkan orang yang dicintai atau menjaga tatanan semesta yang sedang berada di ujung tanduk kehancuran.
Ketegangan meningkat seiring terbukanya tabir waktu yang menyimpan banyak misteri mematikan. Dalam pertarungan epik, mereka harus menentukan apakah takdir dapat diubah atau justru sejarah akan berulang dengan cara yang jauh lebih tragis dan menyakitkan.
Dunia kultivasi kembali bergolak saat rahasia kuno mulai terkuak di balik tirai kemegahan sekte besar. Ancaman kegelapan yang tertidur lama kini bangkit, memaksa para praktisi bela diri untuk bersiap menghadapi badai yang siap meluluhlantakkan tatanan dunia fana.
Perjalanan Chen Pingan semakin menantang saat ia harus memikul beban tanggung jawab yang berat. Pemuda sederhana ini mulai menyadari bahwa setiap langkah yang ia ambil akan menentukan nasib orang-orang di sekitarnya dalam dunia yang penuh dengan tipu daya.
Di sisi lain, sosok misterius Ning Yao hadir dengan aura dingin yang mematikan, menjadi sekutu sekaligus lawan yang sulit ditebak bagi sang protagonis. Ikatan di antara mereka tumbuh dalam ketegangan, diuji oleh perbedaan pandangan dan ambisi besar.
Konflik batin terus menghantui Qi Jingchun, sang mentor yang memiliki rencana terselubung demi melindungi kedamaian masa depan. Ia harus bermain catur dengan takdir, mengorbankan banyak hal demi memastikan benih harapan tetap terjaga di tengah kehancuran.
Puncak rivalitas mulai terasa saat aliansi rapuh mulai retak oleh pengkhianatan dari dalam. Tema tentang kesetiaan, pengorbanan, dan pencarian jati diri menjadi inti perjuangan mereka di tengah kerasnya jalan pendekar yang penuh dengan darah dan air mata.