Ishiyama High adalah sekolah penuh berandalan kejam yang tidak punya aturan. Suasana mencekam mendadak berubah drastis saat seorang pemuda tangguh tak sengaja menemukan bayi misterius di sungai. Bayi itu adalah titah kehancuran bagi seluruh umat manusia.
Tatsumi Oga adalah berandalan terkuat yang justru terpilih menjadi pengasuh bayi iblis tersebut. Dia terjebak dalam situasi konyol di mana dia harus merawat anak itu sambil menghadapi tantangan dari geng sekolah yang ingin merebut takhtanya.
Bayi bernama Beelzebub ini sangat agresif dan selalu memicu masalah besar. Karena tidak bisa dipisahkan lebih dari beberapa meter, Oga terpaksa membawa bayi ini ke mana pun, bahkan saat terlibat perkelahian brutal di lingkungan sekolah yang liar.
Kehadiran pengasuh iblis bernama Hildegard menambah kompleksitas masalah. Dia menuntut Oga untuk melatih bayi itu menjadi raja iblis masa depan. Hubungan canggung antara manusia sangar dan pelayan iblis yang dingin ini menciptakan kekacauan lucu.
Kini, Oga harus menyeimbangkan kehidupan sekolahnya yang keras dengan tanggung jawab sebagai orang tua dari sang calon penghancur dunia. Pertempuran sengit pun tak terelakkan saat kekuatan supranatural mulai bercampur dengan baku hantam khas berandalan.
Dunia Edo yang damai terusik oleh munculnya pedang terkutuk bernama Benizakura. Senjata mekanis haus darah ini mulai memakan korban di jalanan, memicu kekacauan besar yang mengancam ketertiban kota. Pertarungan epik pun tak terelakkan di tengah ancaman kegelapan.
Gintoki Sakata, sang samurai malas dengan masa lalu kelam, harus turun tangan saat pedang legendaris itu melukai rekannya. Jiwanya yang tajam kembali terasah demi melindungi apa yang penting, bahkan jika ia harus berhadapan dengan musuh dari masa lalunya.
Konflik memanas ketika Kotaro Katsura, kawan lama yang kini menjadi buronan, tiba-tiba menghilang misterius. Ketegangan meningkat karena Shinsuke Takasugi, sosok antagonis karismatik, mulai melancarkan rencana jahat untuk menghancurkan tatanan dunia saat ini.
Sementara itu, Shinpachi Shimura dan Kagura berjuang sekuat tenaga menyusup ke sarang musuh. Loyalitas mereka diuji dalam aksi yang penuh ketegangan, memperlihatkan betapa kuatnya ikatan pertemanan mereka meski nyawa menjadi taruhan di setiap sudut.
Pertemuan tragis tak terelakkan saat masa lalu dan masa kini beradu dalam api peperangan. Ambisi besar melawan prinsip hidup yang teguh menjadi inti drama ini, membuktikan bahwa seorang samurai sejati tak akan pernah mundur meski dunia mencoba meruntuhkan mereka.