Kutukan kelas 3-3 di SMP Yomiyama Utara kembali menghantui dengan aura mencekam. Fenomena supranatural yang merenggut nyawa secara tragis memaksa para murid hidup dalam ketakutan ekstrem. Setiap detiknya adalah pertaruhan nyawa penuh misteri yang mengerikan.
Sosok Mei Misaki muncul sebagai pusat perhatian, seorang gadis pendiam dengan penutup mata yang menyimpan rahasia kelam. Kehadirannya menarik rasa ingin tahu dari rekan sekelasnya, menciptakan dinamika ketegangan emosional yang sangat mendalam.
Sementara itu, Koichi Sakakibara baru saja pindah dan terjebak dalam jebakan takdir yang mematikan. Ikatan tak terduga antara mereka berdua menjadi kunci utama untuk mengungkap fakta di balik kehancuran yang mengintai seluruh isi kelas tersebut.
Persahabatan mereka diuji oleh kecurigaan dan tekanan dari teman-teman yang merasa terancam oleh keberadaan orang asing. Konflik internal pun pecah saat upaya mereka mencari kebenaran justru memicu kemarahan nasib yang seharusnya tidak pernah dibangunkan kembali.
Ketakutan menyelimuti mereka di setiap sudut sekolah yang sunyi, di mana batas antara realita dan ilusi kematian semakin kabur. Apakah mereka mampu memutus rantai kutukan ini, atau justru akan menjadi korban berikutnya dalam permainan maut yang kejam?
Kehidupan remaja berubah drastis saat pindah ke desa terpencil akibat duka yang mendalam. Suasana pedesaan yang tenang menyimpan rahasia gaib yang tak terduga, mengubah keseharian yang sepi menjadi petualangan penuh misteri yang menyentuh jiwa dan batin.
Momo adalah gadis berusia sebelas tahun yang sedang berjuang keras menerima kepergian sang ayah tercinta. Kehadiran sebuah surat yang belum selesai ditulis oleh ayahnya menyisakan tanda tanya besar di hatinya yang kini dipenuhi rasa penyesalan.
Sikap keras kepala Iku, sang ibu yang berusaha tabah di tengah kepedihan, membuat hubungan keduanya sering tegang. Momo merasa kesepian dan terasing di lingkungan baru, hingga akhirnya ia menyadari bahwa dirinya tidak benar-benar sendirian di rumah tua itu.
Tiga sosok makhluk aneh nan usil bernama Iwa, Kawa, dan Mame muncul dari loteng rumah dengan tingkah konyol mereka. Meski awalnya merasa takut, Momo mulai membangun ikatan unik yang perlahan menyembuhkan luka batin yang selama ini ia pendam.
Keajaiban mulai terjalin di balik kekacauan yang diciptakan para makhluk supranatural tersebut. Momo harus berhadapan dengan masa lalunya, mencari makna di balik pesan terakhir ayahnya, serta belajar kembali cara untuk tersenyum di tengah badai kehidupan.