Dunia terancam hancur saat sesosok makhluk gurita berkekuatan super menghancurkan sebagian bulan. Kini, ia menuntut untuk mengajar di kelas buangan SMP Kunugigaoka. Pemerintah terpaksa setuju, memberikan kesempatan pada murid-muridnya untuk membunuh sang guru demi keselamatan bumi.
Di kelas 3-E, para siswa yang dianggap gagal justru menemukan sosok pendidik luar biasa dalam diri Koro-sensei. Ia adalah target pembunuhan yang sangat cepat, namun di saat bersamaan, ia justru menjadi guru paling suportif yang pernah mereka miliki di sekolah.
Salah satu murid berbakat, Nagisa Shiota, terus mengamati kelemahan gurunya dengan cermat. Meski tampak pendiam dan lembut, ia memiliki insting pembunuh alami yang membuat sang guru waspada. Hubungan keduanya berkembang menjadi ikatan yang sangat unik serta emosional.
Konflik batin terus menghantui kelas tersebut karena mereka harus memilih antara membunuh sosok pembimbing yang peduli atau membiarkan dunia hancur. Karma Akabane pun ikut tertantang, menggunakan kecerdasannya untuk menyusun rencana serangan yang jauh lebih taktis.
Ketegangan antara misi mematikan dan pelajaran sekolah menciptakan dinamika yang tak terduga. Mereka harus mengasah kemampuan untuk melenyapkan target, sambil belajar tentang jati diri dan masa depan. Apakah mereka mampu menamatkan nyawa gurunya sebelum waktu habis?
Bayangkan dunia di mana semua pahlawan dari semesta Type-Moon berkumpul dalam pesta komedi kacau yang penuh tawa. Tanpa beban perang suci, para petarung hebat ini terjebak dalam sketsa konyol dan absurd yang menguji batas kewarasan mereka setiap hari.
Emiya Shirou harus bertahan hidup di antara para gadis yang berebut perhatiannya dengan cara ekstrem. Sementara itu, Saber yang biasanya dingin kini lebih sibuk mengejar makanan lezat daripada mencari gelar pahlawan dalam pertempuran.
Tohsaka Rin dan Illyasviel von Einzbern sering terlibat persaingan sengit yang memicu kekacauan skala besar. Mereka tidak lagi bertarung demi cawan suci, melainkan demi gengsi pribadi dan lelucon yang membuat semua orang merasa pening.
Sosok Arcueid Brunestud hadir dengan sifatnya yang polos namun destruktif, menciptakan dinamika unik bersama para Servant lainnya. Hubungan mereka yang rumit berubah menjadi komedi situasi yang sangat kocak sekaligus menghibur bagi penonton setia.
Konflik konyol ini memuncak dalam berbagai tantangan fisik dan mental yang menuntut kerjasama tim yang hampir mustahil. Tema utamanya adalah merayakan absurditas kehidupan setelah laga dramatis, mengubah rivalitas sengit menjadi momen penuh canda tawa.