Dunia teknologi gempar saat peluncuran mesin realitas virtual tercanggih bernama Cocoon. Namun, suasana pesta berubah mencekam ketika seorang pengembang ditemukan tewas misterius. Kasus ini membawa detektif muda Conan Edogawa terjun ke dalam simulasi permainan berbahaya.
Bersama teman-temannya, Conan harus memenangkan permainan hidup-mati berlatar London abad ke-19. Tantangan utamanya adalah melacak sosok legendaris Jack the Ripper. Kecerdasan Ran Mouri sangat diuji saat ia berusaha bertahan di tengah ancaman kriminal kejam.
Ai Haibara turut mendampingi dengan analisis tajamnya, meski situasi semakin tak terkendali karena kendali permainan diambil alih oleh kecerdasan buatan. Ketegangan memuncak saat mereka menyadari bahwa nyawa seluruh pemain kini benar-benar terancam bahaya nyata.
Sosok Agasa Hiroshi yang menciptakan alat bantu canggih bagi mereka pun tak bisa berbuat banyak di luar sistem. Sementara itu, Sonoko Suzuki ikut terjebak dalam pusaran permainan yang mengaburkan batas antara dunia digital dan realita yang dingin.
Dalam suasana London berkabut yang kelam, mereka harus bekerja sama menghadapi musuh yang sulit ditebak. Conan berjuang membuktikan bahwa logika dan tekad kuat manusia mampu menembus batasan mesin, demi menyelamatkan teman-temannya dari ancaman yang mengerikan.
Gedung pencakar langit kembar nan megah milik Tokiwa Group menjadi latar aksi misteri yang mendebarkan. Di tengah kemeriahan peresmian, serangkaian pembunuhan misterius terjadi secara beruntun, menyisakan jejak saksi bisu berupa serpihan mutiara pecah.
Detektif cilik Conan Edogawa mencium keterlibatan kelompok hitam yang selama ini memburunya. Sang protagonis yang terjebak dalam tubuh anak kecil harus bergerak cepat di antara kerumunan tamu undangan demi mengungkap dalang di balik teror ini.
Ai Haibara mulai menunjukkan gelagat cemas yang tidak biasa, seolah ia merasakan aura kehadiran musuh lamanya. Hubungan mereka yang penuh rahasia kini berada di ambang bahaya besar, memaksa keduanya saling percaya di tengah situasi yang genting.
Ran Mouri dan teman-temannya tanpa sadar terperangkap dalam permainan maut yang dirancang oleh pelaku. Ketegangan memuncak ketika sistem keamanan gedung mulai mengalami gangguan fatal, memutus akses keluar bagi siapa pun yang terjebak di lantai tinggi.
Kini mereka harus beradu cepat dengan waktu sebelum api melahap seluruh gedung. Pilihan sulit dan keberanian akan diuji di puncak menara, menguji batas kemampuan logika dan insting bertahan hidup demi mengungkap misteri sebelum segalanya terlambat.
Teror mencekam melanda kepolisian Tokyo saat serangkaian penembakan misterius menyasar para petugas. Pelaku yang sangat licin meninggalkan bukti minim, membuat investigasi menemui jalan buntu. Suasana mencekam ini memaksa kepolisian merahasiakan detail kasus tersebut.
Di tengah ketegangan itu, Ran Mouri mengalami insiden traumatis yang membuatnya kehilangan ingatan. Kejadian ini membuat Conan Edogawa merasa sangat terpukul karena orang terdekatnya kini terancam bahaya besar oleh sang pelaku yang kejam.
Demi melindungi Ran, Conan berusaha keras mengungkap identitas sang pembunuh sebelum ia kembali menyerang. Hubungan emosional yang dalam antara mereka menjadi pusat perhatian, terutama saat sang gadis berupaya memulihkan memori yang sempat terkubur oleh rasa takut.
Kogoro Mouri pun terjun langsung dalam misi pribadi demi menjaga keselamatan putrinya. Sementara itu, Sonoko Suzuki terus berusaha memberikan dukungan moral di saat situasi semakin kacau, menantang nyali mereka menghadapi ancaman nyata di depan mata.
Ketegangan memuncak saat mereka menyadari bahwa nyawa menjadi taruhan dalam permainan psikologis yang mematikan. Conan harus berpacu dengan waktu, mengandalkan kecerdasannya untuk mengungkap konspirasi di balik mata sang pembunuh sebelum semuanya berakhir tragis.