Setelah meraih prestasi gemilang di kompetisi tingkat prefektur, klub musik SMA Kitauji kini menetapkan target baru yang jauh lebih ambisius. Tekanan latihan semakin meningkat, menuntut setiap anggota untuk memberikan dedikasi penuh demi meraih emas di tingkat nasional.
Kumiko Oumae harus menghadapi masa lalu yang kelam saat kedatangan kakak perempuannya membawa dinamika baru. Hubungan rumit ini memaksa sang pemain eufonium untuk mendewasakan diri sembari menyeimbangkan tuntutan musik dengan beban emosional pribadinya.
Di sisi lain, ikatan persahabatan antara Reina Kousaka dan sang tokoh utama kembali diuji oleh dinamika kelompok yang menuntut kesempurnaan. Kehadiran anggota baru serta konflik senioritas menambah kerumitan hubungan di dalam barisan alat musik tiup yang sangat ketat.
Asuka Tanaka menjadi pusat misteri yang mengguncang stabilitas klub ketika rahasia tentang masa lalunya mulai terungkap. Keberadaannya bukan sekadar pemimpin musik, melainkan sosok kunci yang menyimpan banyak keraguan di balik senyum karismatik dan permainan perkakasnya.
Kini, perjuangan mereka bukan lagi tentang menang atau kalah, melainkan tentang menemukan suara jati diri di tengah harmoni. Di bawah arahan Noboru Taki, seluruh anggota harus mengatasi ego dan trauma demi menciptakan melodi indah yang akan dikenang selamanya.
Pas masih bocah SD yang petakilan, Shouya Ishida selalu nyari cara ekstrem buat ngusir rasa bosannya, bahkan lewat cara yang kejam sekalipun. Pas ada murid pindahan tuna rungu bernama Shouko Nishimiya masuk ke kelasnya, Shouya dan anak-anak kelas lainnya malah ngejadiin keterbatasan Shouko sebagai bahan bully-an seru-seruan tanpa mikir panjang. Tapi keadaan berbalik 180 derajat pas ibu Shouko ngadu ke sekolah; Shouya malah dijadikan kambing hitam tunggal dan dituduh sebagai satu-satunya pelaku utama atas semua penderitaan Shouko.
Begitu Shouko terpaksa pindah sekolah lagi gara-gara trauma, gantian Shouya yang kena karma dan jadi sasaran empuk teman-teman sekelasnya. Dia dikucilkan secara brutal sepanjang sisa masa SD sampai SMP, sementara para guru cuma pura-pura gak tahu dan merem sebelah mata. Sekarang, pas udah duduk di bangku kelas tiga SMA, Shouya masih terus dihantui rasa bersalah dan penyesalan mendalam atas dosa-dosa masa kecilnya yang bikin dia sempat depresi dan menutup diri dari dunia luar.
Bener-bener nyesel sama kelakuan busuknya dulu, Shouya akhirnya memulai perjalanan buat menebus kesalahan: dia bertekad buat nyari keberadaan Shouko lagi demi minta maaf langsung secara tulus. Film ini bakal ngebawa kita ngelihat momen reuni mereka yang penuh haru, perjuangan keras Shouya buat dapet maaf dari Shouko, sekaligus usahanya buat berdamai dengan bayang-bayang masa lalu yang masih terus menghantui langkahnya!