Neo-Venezia kembali menyambut musim baru yang penuh keajaiban di bawah sinar matahari hangat. Kehidupan para gadis gondolier terus berputar dalam harmoni yang tenang, namun perubahan kecil mulai terasa mengusik rutinitas damai mereka di kanal.
Ai kini tumbuh semakin dewasa, mencoba membuktikan kemampuannya sebagai calon Prima. Ia harus berjuang keras menyeimbangkan ekspektasi tinggi dengan rasa cemas yang kerap muncul saat menghadapi ujian berat di depan mata para seniornya.
Di sisi lain, Alice terjebak dalam dilema antara komitmen profesional dan ego pribadinya. Hubungannya dengan rekan sejawat mengalami ketegangan saat perbedaan prinsip mulai mencuat, menciptakan jarak emosional yang sulit untuk segera diperbaiki.
Kehadiran Athena membawa nuansa melankolis yang mendalam bagi mereka semua. Ia adalah sosok mentor bijak yang berusaha merangkul kekacauan batin para muridnya, meski ia sendiri menyimpan rahasia tentang keraguan di balik senyuman lembut yang ikonik.
Konflik batin dan dinamika persahabatan menjadi inti dari perjalanan emosional ini. Mereka belajar bahwa setiap rintangan adalah bagian dari pendewasaan, saat mereka mendayung menuju masa depan penuh harapan di tengah kota air yang tak pernah tidur.