Musim ketiga kembali membawa penonton ke dalam dunia romansa remaja yang manis namun penuh kecanggungan. Kisah tentang pencarian jati diri dan keberanian untuk membuka hati kini memasuki fase krusial saat masa SMA mulai menuntut pendewasaan bagi tiap karakternya.
Sawako Kuronuma perlahan mulai beradaptasi dengan lingkungan sekolah setelah banyak berubah berkat dukungan teman-temannya. Ia belajar mengekspresikan perasaannya yang selama ini terpendam rapat, meski rasa malu masih sering menghambat langkah tulus dirinya.
Di sisi lain, Shota Kazehaya terus berusaha menjaga kedekatan mereka sembari memendam keraguan dalam hatinya sendiri. Dinamika hubungan mereka kini semakin rumit, terhimpit oleh ekspektasi lingkungan serta ketakutan akan rusaknya persahabatan yang berharga.
Hadirnya sosok baru dalam lingkaran pertemanan mereka menambah ketegangan yang sudah ada. Kehadiran ini memaksa Ayane Yano dan Chizuru Yoshida untuk turut menengahi konflik emosional yang terjadi antara kedua tokoh utama kita yang sangat polos ini.
Apakah mereka mampu jujur pada diri sendiri sebelum kesempatan terlewatkan begitu saja? Musim ini menjadi ujian terbesar bagi ikatan cinta mereka, menonjolkan betapa pentingnya komunikasi untuk menyampaikan setiap rasa yang bersemayam dalam kalbu terdalam.
Jepang hidup dalam teror konstan akibat serangan monster raksasa yang disebut Kaiju. Pasukan Pertahanan bertugas membasmi ancaman ini, sementara unit pembersihan khusus mengurus sisa-sisa bangkai monster. Di dunia penuh kehancuran ini, aksi penuh adrenalin menanti.
Kafka Hibino sudah lama menyerah pada impian masa kecilnya untuk menjadi prajurit elit. Kini, pria berusia tiga puluh tahun ini hanya bisa memendam kekecewaan saat bekerja sebagai kru pembersih, merasa hidupnya stagnan tanpa arah yang berarti sama sekali.
Pertemuan tak terduga dengan juniornya yang penuh semangat, Reno Ichikawa, memicu api ambisi Kafka kembali menyala. Namun, sebuah insiden aneh mengubah tubuh Kafka menjadi monster berkekuatan dahsyat, menciptakan konflik batin yang sangat rumit dan berbahaya.
Di sisi lain, Kafka harus menjaga rahasia besar ini dari Mina Ashiro, teman masa kecilnya yang kini menjadi komandan hebat. Hubungan mereka yang penuh janji masa lalu kini diuji, karena posisi mereka kini berseberangan di tengah medan perang yang mematikan.
Saat kekuatan misterius itu mulai menguasai dirinya, ia harus menentukan apakah ia akan menjadi pelindung umat manusia atau ancaman yang harus dimusnahkan. Tekad untuk menjaga kedamaian dunia menjadi taruhan terbesar di tengah identitas yang terpecah belah.
Buat Kenma Kozume, voli itu nggak pernah terasa seru atau bikin deg-degan; baginya, itu cuma sesuatu yang kebetulan dia jago. Tapi sekarang, tim voli SMA Nekoma udah lolos ke Turnamen Musim Semi dan siap buat tanding lawan rival bebuyutan mereka, Karasuno. Sekarang, Kenma harus memutar otak buat menganalisis tim yang paling bikin pusing dan ulet itu demi membawa Nekoma meraih kemenangan.
Ditambah lagi, dia bakal main lawan temannya sendiri, Shouyou Hinata, si middle blocker Karasuno yang badannya mungil tapi kemampuannya gila banget. Karasuno emang belum pernah bisa menang lawan Nekoma di pertandingan latihan. Meski begitu, walau biasanya dia orangnya masa bodoh, Kenma ngerasa ada rasa antusias yang muncul pas bayangin bakal ketemu Karasuno di laga resmi yang taruhannya gede banget dan nggak bisa diulang.
Buat bisa melaju ke semifinal dan balikin kejayaan tim mereka, Karasuno harus cari cara buat menembus strategi brilian Kenma dan ngalahin Nekoma di kandang mereka sendiri.