Dunia kriminal bawah tanah Tokyo punya sosok legenda yang dikenal sebagai pembunuh bayaran jenius. Saking hebatnya, dia mampu menghabisi target dalam hitungan detik tanpa jejak. Namun, hidupnya berubah total saat bosnya memerintahkan masa cuti panjang.
Sang legenda, Fable, kini harus menyamar sebagai warga sipil biasa bernama Akira Sato. Dia dilarang membunuh siapa pun selama setahun penuh. Jika melanggar aturan ini, dia akan kehilangan nyawanya di tangan organisasi yang pernah membesarkannya dulu.
Bersama rekan setianya, Yoko, dia pindah ke Osaka untuk hidup damai. Masalahnya, menjadi warga biasa jauh lebih sulit daripada membunuh. Dia harus beradaptasi dengan tingkah laku manusia normal yang seringkali terlihat sangat aneh bagi seorang pembunuh.
Kehidupan tenang mereka mulai terganggu saat musuh lama dan ancaman dari geng lokal mulai terusik. Kojima, seorang yakuza yang temperamental, membawa konflik baru yang memaksa Akira harus menahan insting membunuhnya demi menjaga penyamaran yang rapuh.
Dapatkah seorang mesin pembunuh berdarah dingin bertahan hidup tanpa menyentuh senjata? Drama komedi kelam ini menyoroti perjuangan berat untuk menjadi manusia biasa sambil tetap harus waspada terhadap bahaya yang mengintai di balik layar kehidupan kota.
Zaman Sengoku yang kelam menjadi latar petualangan penuh kutukan ini. Seorang penguasa egois tega menumbalkan nyawa putranya demi kejayaan wilayahnya sendiri. Akibat perjanjian gelap dengan iblis, sang bayi lahir dengan kondisi mengenaskan tanpa organ tubuh.
Bayi malang itu dibuang ke sungai namun berhasil diselamatkan oleh seorang tabib ahli. Ia diberikan prostetik kayu sebagai pengganti anggota tubuhnya yang hilang. Pemuda tangguh ini kemudian tumbuh menjadi pemburu iblis bernama Hyakkimaru yang mematikan.
Takdir mempertemukannya dengan bocah pencuri yang lincah bernama Dororo. Mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan perjalanan panjang bersama melintasi medan perang. Keduanya saling menjaga di tengah dunia yang kejam dan penuh dengan pengkhianatan.
Sang protagonis bertarung melawan para monster demi merebut kembali setiap bagian tubuhnya yang dicuri iblis. Namun, perjalanan ini tidaklah mudah karena ia harus berhadapan dengan kenyataan pahit mengenai asal-usul kelahirannya serta ambisi ayahnya sendiri.
Apakah ia akan mendapatkan kembali kemanusiaannya setelah semua pengorbanan ini? Konflik emosional pun mulai menguji nurani mereka di tengah deru pedang. Pertarungan antara takdir, keadilan, dan keinginan untuk hidup menjadi pusat dari petualangan epik ini.