Dunia penuh sihir tersembunyi menanti di balik tirai kota Fuyuki. Tujuh penyihir terpilih harus bertarung dalam ritual berdarah bernama Perang Cawan Suci. Demi mengabulkan permohonan yang mustahil, mereka memanggil roh kepahlawanan legendaris untuk saling bantai hingga tersisa satu.
Shirou Emiya, seorang remaja amatir yang terjebak dalam kekacauan ini, secara tak sengaja memanggil Saber. Ia harus belajar bertahan hidup di tengah pertarungan mematikan, sembari mencoba memegang teguh prinsip hidupnya sebagai pahlawan keadilan yang idealis.
Di sisi lain, muncul Rin Tohsaka, penyihir jenius yang menjadi sekutu sekaligus rival berat bagi Shirou. Keduanya harus bekerja sama menghadapi ancaman dari musuh-musuh kuat, termasuk Archer yang misterius dengan pandangan sinis terhadap cita-cita sang tokoh utama.
Ketegangan memuncak saat Gilgamesh hadir sebagai ancaman nyata yang melampaui logika. Hubungan Shirou dan Archer mulai retak, memicu perdebatan moral tentang makna seorang pahlawan. Identitas asli sang Archer perlahan menantang keyakinan terdalam yang selama ini Shirou jaga.
Pertempuran tak terelakkan ini bukan sekadar adu kekuatan sihir, melainkan benturan ideologi yang sangat keras. Saat rahasia masa lalu terungkap, takdir mereka akan diuji dalam medan tempur yang mempertaruhkan nyawa dan jiwa untuk meraih Cawan Suci yang penuh tipu daya.
Dunia penuh misteri dan aksi supernatural menanti dalam petualangan lintas generasi yang sangat ikonik. Plot ini mengisahkan perseteruan abadi yang berakar pada topeng batu terkutuk, mengubah nasib dua keluarga dalam pertarungan brutal yang melintasi ruang serta waktu.
Semuanya bermula ketika pemuda terhormat bernama Jonathan Joestar harus berhadapan dengan saudara angkatnya yang licik, Dio Brando. Kehadiran Dio membawa pengaruh buruk yang mengancam kehormatan keluarga dan memicu kebencian mendalam di antara keduanya.
Didorong ambisi gelap, Dio memakai kekuatan supranatural topeng kuno untuk menjadi makhluk yang tak terkalahkan. Jonathan pun harus belajar teknik bela diri kuno yang memanfaatkan kekuatan matahari, yaitu Hamon, guna menghentikan langkah sang musuh bebuyutan.
Seiring berjalannya waktu, konflik berlanjut ke masa depan di mana keturunan Joestar lainnya, seperti Joseph Joestar, dipaksa menghadapi ancaman serupa. Mereka bukan sekadar petarung biasa, melainkan sosok takdir yang harus memikul beban berat sejarah.
Pertempuran menegangkan ini bukan sekadar adu kekuatan fisik, melainkan ujian keberanian melawan kejahatan yang tidak pernah mati. Dengan gaya visual yang unik, kisah ini menyajikan drama epik tentang kehormatan, pengorbanan, dan semangat pantang menyerah.