Duka mendalam menyelimuti keluarga Yuzuki saat kedua orang tua mereka tiada, meninggalkan empat anak laki-laki berjuang bertahan hidup. Anime slice-of-life nan menghangatkan hati ini menyoroti lika-liku kehidupan sehari-hari mereka dalam melewati masa transisi penuh air mata.
Sebagai tulang punggung, Hayato adalah kakak tertua yang berusaha keras memikul beban tanggung jawab sendirian. Ia mencoba menjadi sosok pengganti orang tua yang tegas namun lembut, meski sering kali kewalahan menghadapi dinamika rumah tangga yang kacau.
Sosok adik kedua, Mikoto, adalah remaja tenang yang sangat menyayangi saudaranya, meski terlihat agak acuh. Di sisi lain, Minato si adik ketiga adalah bocah hiperaktif yang selalu penuh energi dan menjadi pemicu keributan sekaligus tawa di rumah.
Si bungsu yang menggemaskan, Gakuto, adalah bocah lugu nan bijak yang menjadi penyatu bagi kakak-kakaknya. Hubungan mereka tidak selalu berjalan mulus; ada banyak pertengkaran kecil, kecemburuan, hingga kesalahpahaman yang sering menguji ikatan persaudaraan.
Ditengah badai emosi dan tanggung jawab, mereka belajar bahwa keluarga adalah tempat pulang terbaik. Drama ini menyajikan potret manis tentang pertumbuhan, kasih sayang tulus, serta bagaimana mereka saling mendukung untuk menyembuhkan luka dan menata masa depan.
Musim dingin perlahan menyapa, membawa hawa dingin yang kontras dengan kehangatan romansa remaja sekolah. Anime bergenre slice-of-life ini berfokus pada transisi emosional yang mendebarkan saat masa-masa SMA mulai memasuki babak akhir yang sangat dinanti.
Sasaki akhirnya mendekati masa kelulusannya, memicu kegelisahan di hati karena waktu kebersamaan dengan pujaan hatinya akan segera berkurang. Rasa cemas akan perpisahan membuat setiap momen berharga terasa jauh lebih bermakna dari biasanya.
Sementara itu, Miyano mulai menyadari betapa dalam perasaannya terhadap sang senior. Ia berjuang keras untuk jujur pada diri sendiri dan menghadapi ketakutan akan perubahan besar yang akan segera terjadi dalam hubungan spesial mereka yang sangat manis.
Kedekatan mereka diuji oleh kenyataan bahwa jalan hidup akan segera berbeda. Keraguan mulai muncul saat mereka harus memikirkan masa depan masing-masing, namun keinginan untuk tetap bersama tetap menjadi pendorong utama dalam dinamika hubungan yang sedang tumbuh.
Ketegangan memuncak saat mereka harus menentukan arah hubungan sebelum perpisahan nyata di depan mata. Film ini menggali esensi cinta, keberanian dalam mengungkapkan perasaan, serta bagaimana mereka menghargai setiap detik sebelum melangkah ke masa dewasa.
Dunia sekolah yang tenang tiba-tiba berubah saat sebuah insiden kecil memicu benang takdir yang tak terduga. Genre slice of life ini menyajikan romansa yang berkembang pelan di lorong sekolah, penuh dengan momen manis dan kecanggungan remaja yang bikin gemas.
Miyano adalah seorang kutu buku yang pemalu dan sangat terobsesi dengan manga bertema boys love. Ia merasa rendah diri karena memiliki wajah yang terlalu feminin, sebuah rahasia yang membuatnya sering merasa canggung saat berada di tengah keramaian.
Hidupnya berubah drastis setelah bertemu dengan Sasaki, seorang senior nakal yang punya reputasi suka membuat onar. Anehnya, sang senior justru menunjukkan ketertarikan yang tulus terhadap hobi bacaan sang junior, meski awalnya ia hanya berniat untuk mendekat saja.
Hubungan mereka berkembang lewat sesi berbagi manga dan diskusi seru di perpustakaan. Sang senior mulai merasakan perasaan yang lebih dalam, namun sang junior yang lugu justru terjebak dalam delusi romantis di kepalanya sendiri, membuat komunikasi menjadi cukup rumit.
Konflik batin mulai muncul saat perasaan mereka perlahan tumbuh melampaui batas pertemanan biasa. Di antara tumpukan buku dan tatapan malu-malu, keduanya harus memberanikan diri menghadapi kenyataan bahwa cinta terkadang tumbuh di tempat yang tak diduga.