Kelulusan anggota kelas tiga membawa kabar mengejutkan bagi grup idola sekolah Otonokizaka. Sebuah undangan misterius dari New York menanti mereka demi mempromosikan penutupan sekolah. Perjalanan lintas negara ini menjadi ujian besar bagi masa depan μ's.
Honoka Kosaka kini harus memikul beban berat sebagai pemimpin. Ia merasa tertekan menentukan arah karier mereka setelah kelulusan. Keraguan muncul di benak para anggota tentang apakah mereka harus terus bersinar sebagai grup atau memilih jalan hidup.
Hubungan erat antara Kotori Minami dan Umi Sonoda diuji oleh tantangan baru di luar negeri. Di tengah hiruk-pikuk kota besar yang megah, mereka berusaha mempertahankan keharmonisan tim sambil mencari makna sejati di balik impian idola mereka.
Sosok penyanyi misterius yang ditemui Maki Nishikino memberikan perspektif berbeda tentang musik. Sementara itu, Nico Yazawa tetap berusaha keras menjaga suasana hati rekan-rekannya agar tetap optimis meski tekanan tanggung jawab kian mencekik.
Persahabatan mereka diuji oleh waktu yang kian sempit sebelum perpisahan. Konflik batin tentang masa depan menjadi inti cerita, di mana mereka harus memutuskan apakah keinginan untuk tetap bersama lebih kuat daripada ambisi pribadi yang kini mulai tumbuh.
Intensitas kompetisi basket SMA memuncak saat babak semifinal Winter Cup dimulai. Tim SMA Seirin harus menghadapi tembok besar yang tak tergoyahkan. Tekanan dari para lawan tangguh memaksa setiap pemain mengeluarkan potensi terbaik demi melaju ke puncak kejayaan.
Tetsuya Kuroko kini harus berhadapan dengan mantan rekan setimnya yang jenius. Sebagai bayangan, dia berusaha membuktikan bahwa gaya bermain kerja sama tim mampu melampaui bakat alami individu yang egois, meski rintangan di depannya terasa sangat mustahil.
Sementara itu, Taiga Kagami menjadi tumpuan harapan tim dengan kekuatan fisiknya yang luar biasa. Dia berjuang keras mengatasi trauma dan ambisi untuk melampaui batas kemampuannya, demi mendukung mimpi sang rekan untuk meruntuhkan dominasi para pemain elit.
Konflik batin menyelimuti para anggota Generation of Miracles, termasuk Seijuro Akashi yang dingin. Masa lalu yang kelam dan perbedaan filosofi bermain menciptakan jurang pemisah di antara mereka, memicu pertarungan sengit di atas lapangan yang penuh dendam.
Pertandingan demi pertandingan menjadi ujian sejati bagi mentalitas dan ikatan persahabatan mereka. Kini, saat strategi dan ego saling beradu, mereka harus menemukan arti kemenangan yang sebenarnya sebelum peluit akhir dibunyikan di laga penentuan yang epik.