Dunia lari estafet jarak jauh yang penuh keringat menjadi panggung utama drama olahraga ini. Sepuluh mahasiswa dari berbagai latar belakang terpaksa bersatu demi ambisi gila menaklukkan Hakone Ekiden, ajang lari maraton paling bergengsi di Jepang.
Pertemuan tak terduga antara mantan pelari elit Kakeru Kurahara dan mahasiswa tingkat empat Haiji Kiyose memicu segalanya. Haiji dengan gigih memaksa rekan satu asrama yang tidak berpengalaman untuk mulai berlatih keras demi impian tersebut.
Hubungan mereka penuh ketegangan karena Kakeru yang tertutup sering berkonflik dengan teman-teman barunya. Sifat keras kepala dan masa lalu Kakeru yang kelam menjadi hambatan utama dalam membangun kerja sama tim yang solid untuk menghadapi kerasnya latihan fisik.
Anggota lain seperti si kembar Joji dan Jota, serta veteran Akane harus berjuang melawan rasa ragu. Mereka yang awalnya enggan, perlahan mulai menemukan alasan pribadi untuk terus berlari di bawah bimbingan Haiji yang sangat ambisius.
Menghadapi tekanan publik dan keterbatasan kemampuan, mereka harus melampaui batas diri sendiri. Apakah sekelompok pelari amatir ini mampu menyatukan tekad dan ritme langkah untuk mencapai garis finis di tengah kuatnya hembusan angin yang menantang jiwa?
Dunia pahlawan sedang diguncang ancaman nyata setelah insiden besar terjadi. Kelas 1-A kini melangkah ke kamp pelatihan musim panas yang intens demi mengasah kekuatan. Namun, kedamaian terusik saat penjahat kejam mulai menyusup untuk menghancurkan harapan masa depan.
Izuku Midoriya harus berjuang ekstra keras bersama teman sekelasnya dalam menghadapi ujian hidup dan mati. Meski beban pundaknya terasa sangat berat, ia tetap teguh memegang janji untuk menjadi simbol perdamaian yang bisa diandalkan oleh semua orang di sekitarnya.
Persaingan ketat dengan Katsuki Bakugo kembali memanas di tengah situasi yang tak menentu. Mereka harus belajar bekerja sama meski egonya sering kali berbenturan, demi membuktikan bahwa bakat luar biasa mereka layak disandingkan dengan para pahlawan pro yang legendaris.
Shoto Todoroki turut terjebak dalam pusaran konflik batin yang mendalam mengenai warisan keluarganya. Kekuatan api dan es yang ia miliki menjadi kunci penting untuk melindungi rekan-rekannya, sekaligus membuktikan bahwa ia mampu berdiri teguh sebagai individu yang tangguh.
Aliansi Penjahat yang dipimpin oleh Tomura Shigaraki terus menyusun taktik licik untuk memprovokasi para siswa. Pertarungan antara idealisme keadilan dan kegelapan total pun tak terelakkan, memaksa setiap pahlawan muda untuk menentukan jati diri mereka demi menyelamatkan dunia.
Di sebuah dunia futuristik yang sunyi, kehidupan manusia telah punah. Sebagai gantinya, lahir makhluk abadi berwujud batu permata yang rapuh. Mereka harus berjuang melindungi diri dari serangan penghuni bulan yang ingin memanen tubuh mereka sebagai perhiasan.
Phosphophyllite adalah permata termuda yang sangat lemah dan tidak berguna dalam pertempuran. Dengan tubuh yang mudah retak, ia merasa putus asa karena tidak memiliki peran berarti selain hanya menjadi beban bagi rekan-rekannya yang lain di pulau itu.
Ia mendambakan sosok kuat seperti Cinnabar, permata kesepian yang terasing karena racun tubuhnya. Meskipun berbeda nasib, mereka berbagi kesedihan mendalam atas keterbatasan fisik yang membuat mereka sering merasa terbuang dan tidak berharga di mata kelompok.
Seiring waktu, berbagai kehilangan mengubah kepribadian mereka secara drastis. Pertemuan dengan mentor bijak bernama Adamantine justru memicu banyak pertanyaan tak terjawab tentang eksistensi, pengorbanan, dan rahasia kelam di balik sejarah dunia mereka.
Evolusi emosional ini perlahan mengungkap sisi kelam dari keabadian. Saat konflik dengan musuh kian intens, mereka dipaksa menghadapi trauma serta perubahan jati diri yang menyakitkan, mempertanyakan arti hidup bagi mahluk yang sejatinya tak bisa mati.
Dunia penuh pahlawan kembali bergejolak saat festival olahraga UA dimulai. Ajang bergengsi ini menjadi panggung utama bagi para siswa untuk unjuk gigi di depan publik. Intensitas kompetisi semakin memuncak seiring ambisi para peserta yang membara.
Izuku Midoriya kini harus membuktikan kelayakan dirinya sebagai pewaris kekuatan besar. Di tengah tekanan yang ada, ia berjuang mengendalikan kekuatannya agar tidak menghancurkan tubuhnya sendiri sambil mempertahankan mimpinya menjadi pahlawan nomor satu.
Persaingan sengit pun tak terelakkan, terutama dengan Katsuki Bakugo yang selalu menantang. Rivalitas mereka semakin memanas karena perbedaan prinsip hidup yang tajam, menciptakan ketegangan psikologis yang mendalam di setiap pertarungan fisik.
Di sisi lain, Shoto Todoroki menyimpan luka batin masa lalu yang kelam terkait garis keturunannya. Ia menolak menggunakan separuh kekuatannya, sebuah konflik internal yang membingungkan lawan sekaligus menuntut pengakuan atas jati diri yang sebenarnya.
Puncak ujian menanti saat ancaman nyata mulai mengintai di balik gemerlap festival. Setiap siswa kini dipaksa menghadapi tantangan yang menguji mental serta keberanian mereka untuk mendefinisikan arti pahlawan yang sesungguhnya di masa depan yang penuh bahaya.
Abis berhasil menang dramatis melawan SMA Aoba Jousai, SMA Karasuno—yang dulunya sempat diejek sebagai "raksasa yang jatuh" atau "gagak yang gak bisa terbang"—akhirnya sukses melaju ke babak final Turnamen Musim Semi. Tapi, langkah mereka buat bisa dapet tiket ke turnamen nasional bener-bener dihadang tembok raksasa. Karasuno kudu wajib mengalahkan sekolah unggulan nomor satu, Akademi Shiratorizawa, yang terkenal sebagai raja terakhir di prefektur mereka.
Rintangan paling mematikan buat Karasuno adalah ace andalan Shiratorizawa, Wakatoshi Ushijima. Cowok ini bukan cuma pemain nomor satu di Prefektur Miyagi, tapi juga masuk dalam jajaran tiga besar ace terbaik di seluruh Jepang yang pukulannya setara monster. Cuma tim terkuat yang bisa lolos ke tingkat nasional, dan karena laga ini adalah kesempatan terakhir bagi anak-anak kelas tiga buat main di nasional, Karasuno gak punya pilihan selain ngeluarin semua modal teknik yang udah mereka pelajari selama kamp pelatihan kemarin.
Baku hantam di lapangan voli ini dipastikan bakal berjalan super menegangkan, penuh tensi, sekaligus bikin merinding. Berbekal kombinasi serangan cepat Hinata-Kageyama dan pertahanan solid yang digalang Tsukishima, Karasuno bakal berjuang mati-matian buat menumbangkan sang raja. Pertempuran antara sang gagak melawan burung elang putih pun resmi dimulai!