Sebuah bencana alam maha dahsyat meluluhlantakkan kota Tokyo dalam sekejap mata. Gempa berkekuatan 8.0 skala Richter mengubah lanskap metropolitan yang ramai menjadi puing-puing sunyi. Di tengah kekacauan, harapan untuk bertahan hidup menjadi satu-satunya tujuan.
Mirai Onozawa adalah siswi SMP yang merasa hidupnya membosankan dan penuh dengan tekanan keluarga. Ia mendambakan dunia yang hancur agar segalanya bisa berubah. Namun, keinginannya berubah menjadi kenyataan pahit yang justru sangat ia sesali.
Saat sedang menemani adiknya, Yuki Onozawa, ke pameran robot, gempa besar itu melanda dan memisahkan mereka dari orang tua. Sebagai kakak, Mirai kini memikul beban berat untuk melindungi adiknya yang ceria namun naif di tengah situasi kota yang sangat mencekam.
Mereka berdua bertemu dengan Mari Kusakabe, seorang kurir motor tangguh yang berusaha pulang demi memastikan keselamatan putrinya. Ketiganya pun menjalin ikatan unik sebagai kelompok pelarian yang saling bergantung satu sama lain di tengah ancaman reruntuhan.
Perjalanan panjang melewati reruntuhan gedung menguji mental serta ego mereka. Mereka dipaksa berhadapan dengan ketakutan terdalam dan realita kehidupan yang kejam. Akankah ikatan antarmanusia cukup kuat untuk membawa mereka pulang ke rumah dengan selamat?
Melangkah ke jantung kota musik dunia, musim kedua ini menyajikan komedi romantis yang hangat dengan sentuhan musik klasik yang memukau. Kehidupan di Paris menjadi medan tempur baru bagi para musisi muda berbakat yang mengejar mimpi mereka di tengah persaingan ketat.
Shinichi Chiaki akhirnya tiba di Prancis demi mengejar impiannya menjadi konduktor ternama. Ia membawa serta obsesi perfeksionisnya, namun tantangan di luar negeri ternyata jauh lebih berat dan menuntut dedikasi yang jauh lebih tinggi daripada bayangannya.
Di sisinya, Nodame yang eksentrik terus memberi kejutan dengan bakat pianonya yang unik namun berantakan. Hubungan mereka kian rumit saat keduanya harus beradaptasi dengan budaya baru, tekanan pendidikan kelas atas, serta perasaan cinta yang tumbuh perlahan.
Munculnya rival baru seperti Rui Son membuat situasi semakin memanas. Sang pianis jenius ini menjadi ancaman nyata bagi kepercayaan diri mereka, memicu konflik internal yang memaksa setiap karakter untuk meninjau kembali arti musik dalam hidup mereka.
Ketegangan antara ambisi pribadi dan jalinan asmara semakin tak terelakkan di panggung internasional ini. Akankah harmoni cinta mereka bertahan di tengah tuntutan karier yang dingin? Perjalanan mencari jati diri ini baru saja dimulai dalam sebuah simfoni kehidupan.
Kitarou itu bocah youkai yang lahir di pemakaman. Selain ayahnya yang tubuhnya udah hampir busuk semua, dia adalah keturunan terakhir dari suku hantu. Mata kirinya hilang, tapi biasanya dia nutupin rongga matanya itu pake rambutnya.
Dia berjuang buat jagain kedamaian antara manusia sama youkai. Tugasnya ya biasanya ngelindungin manusia dari ulah jahil atau niat jahat para youkai.
Versi cerita Kitarou yang ini diadaptasi dari manga asli berjudul Hakaba Kitarou. Manga inilah yang akhirnya jadi inspirasi buat serial populer Gegege no Kitarou di akhir tahun 60-an.
Jepang era feodal menyimpan rahasia kelam yang bersembunyi di balik bayang-bayang. Roh jahat atau mononoke kerap muncul, menghantui manusia karena dendam yang terpendam. Horor psikologis ini menyajikan misteri supranatural yang kental dengan atmosfer mencekam.
Seorang pengembara misterius yang dikenal sebagai Kusuriuri berkeliling dunia untuk membasmi roh-roh jahat tersebut. Ia bukan sekadar pemburu biasa, melainkan sosok penyendiri yang dingin, penuh perhitungan, dan memegang prinsip yang cukup teguh.
Untuk melenyapkan musuh, ia harus mengetahui bentuk, kebenaran, dan alasan kemunculan roh tersebut. Namun, proses ini memaksa interaksi dengan orang-orang yang menyimpan rahasia memalukan. Seringkali, manusia justru jauh lebih kejam daripada roh itu sendiri.
Konflik batin dan moralitas menjadi bumbu utama dalam setiap kasus. Sang penjual obat harus menghadapi sisi gelap manusia yang egois, serakah, dan penuh dusta. Kepribadiannya yang tenang sering kali berbenturan dengan emosi liar orang-orang di sekitarnya.
Ketegangan memuncak saat kebenaran akhirnya terungkap melalui pedang eksorsis yang mematikan. Apakah keadilan benar-benar bisa ditegakkan di dunia yang sudah rusak ini? Temukan kebenaran yang tersembunyi di balik topeng dan kegelapan jiwa para manusia fana.
Dunia musik klasik yang megah menjadi panggung utama bagi komedi romantis ini. Kehidupan penuh tekanan di konservatori elit Jepang mempertemukan dua musisi dengan visi yang saling bertolak belakang dalam mengejar impian mereka di tengah melodi yang indah.
Shinichi Chiaki adalah seorang pianis perfeksionis yang bercita-cita menjadi konduktor, namun terhambat ketakutannya naik pesawat. Dia merasa terjebak di sekolah musik karena ambisinya yang besar belum bisa terealisasikan dengan sempurna.
Kehidupannya berubah drastis saat bertemu Megumi Noda, seorang pianis eksentrik yang sangat berbakat namun hidupnya berantakan. Gadis unik ini memikat Chiaki dengan gaya bermain yang emosional, meskipun kepribadiannya jauh dari kata tertata rapi.
Interaksi mereka penuh dengan pertengkaran lucu akibat perbedaan prinsip. Chiaki yang kaku perlahan mulai melihat warna baru dalam hidupnya melalui semangat Nodame. Musik menjadi jembatan bagi mereka untuk saling memahami dan melampaui batasan diri.
Saat tekanan kompetisi dan tuntutan karier mulai meningkat, keduanya harus menghadapi keraguan masa depan. Apakah melodi hati mereka mampu menyelaraskan perbedaan yang ada untuk meraih panggung impian yang lebih besar di kancah musik dunia yang keras?
Musim kedua ini membawa kita kembali ke kehidupan penuh warna dan pahit manisnya masa muda para mahasiswa seni. Di tengah hiruk-pikuk kampus, mereka terus berjuang mengejar impian sambil perlahan menghadapi kenyataan pahit bahwa masa depan tidak selalu berjalan sesuai rencana.
Perasaan rumit yang terpendam mulai mencapai titik didih. Yuta Takemoto kini mencoba mencari jati dirinya yang hilang, sementara hubungan mereka yang tadinya terasa tenang perlahan mulai retak oleh gejolak cinta sepihak yang kian tak tertahankan lagi.
Hagumi Hanamoto yang jenius namun tertutup terus bergelut dengan keterbatasan fisiknya di tengah tuntutan dunia seni yang kejam. Kehadirannya tetap menjadi magnet bagi Shinobu Morita yang misterius, sosok jenius eksentrik dengan beban masa lalu berat.
Di sisi lain, Takumi Mayama masih terus terjebak dalam obsesi cintanya yang tak berbalas, sementara Ayumi Yamada harus berusaha keras untuk tegar menyembunyikan luka hatinya demi tetap bisa berada di samping orang yang diam-diam sangat ia cintai.
Persahabatan mereka diuji oleh waktu dan ambisi yang saling berbenturan. Saat batas antara cinta dan pengabdian semakin kabur, mereka harus berani menghadapi keputusan sulit demi menemukan arti kebahagiaan sejati sebelum masa muda benar-benar berakhir.
Kisah ini mengajakmu menyelami kehidupan penuh warna sekaligus melankolis sekelompok mahasiswa seni yang sedang mencari jati diri. Di tengah impian dan ketidakpastian masa depan, mereka harus belajar bahwa hidup tidak selalu berjalan sesuai rencana awal.
Yuuta Takemoto adalah mahasiswa yang merasa tersesat akan masa depannya. Segalanya berubah saat ia bertemu dengan sosok gadis mungil jenius bernama Hagu, yang mendadak hadir membawa warna baru sekaligus dilema cinta di dalam hatinya.
Di sisi lain, terdapat Shinobu Morita, senior eksentrik yang sering bertingkah konyol namun punya sisi misterius, serta Takumi Mayama yang terjebak dalam cinta bertepuk sebelah tangan yang menyesakkan napas bersama senior kantornya, Ayumi Yamada.
Persahabatan mereka diuji oleh perasaan rumit yang tidak terucapkan. Seringkali, ego dan ketakutan akan kehilangan orang tersayang membuat mereka ragu untuk melangkah lebih jauh. Mereka terjepit di antara cinta yang tulus dan rasa takut akan perpisahan nanti.
Saat musim berganti, mereka dipaksa menghadapi kenyataan pahit tentang kedewasaan. Melalui tawa, air mata, dan karya seni, mereka mulai memahami arti sebenarnya dari cinta sejati dan bagaimana cara merelakan sesuatu demi meraih kebahagiaan yang hakiki.