Dunia roh dan manusia kini berada dalam titik didih yang berbahaya. Ketegangan meningkat saat batas-batas wilayah mulai kabur, memicu konflik tersembunyi yang mengancam kedamaian. Di tengah kekacauan ini, kekuatan kuno bangkit menuntut hak atas tanah air mereka.
Xiaohei, seekor kucing roh yang masih mencoba memahami jati dirinya, mendapati masa depannya terancam. Ia terjebak dalam dilema antara naluri liarnya sebagai makhluk gaib dan simpati mendalam yang tumbuh terhadap kehidupan manusia yang penuh warna.
Kini Fengxi muncul sebagai sosok mentor yang karismatik namun menyimpan agenda gelap di balik senyumnya. Hubungan mereka menjadi pusat konflik emosional, di mana kepercayaan dikhianati dan persahabatan diuji oleh ideologi yang saling bertolak belakang keras.
Sementara itu, Wuxian hadir sebagai pelindung tangguh yang memegang teguh prinsip keadilan demi menjaga keseimbangan dunia. Pertemuan tak terduga antara guru dan murid ini memicu benturan kekuatan luar biasa yang mengguncang tatanan semesta yang ada.
Petualangan epik ini menuntut keberanian luar biasa saat musuh sejati mulai menampakkan taringnya. Apakah solidaritas akan mampu mengatasi kebencian yang mendalam, ataukah dunia akan hancur oleh dendam masa lalu yang menolak untuk terkubur selamanya dalam sejarah?
Dunia modern yang penuh sesak menyembunyikan rahasia besar di mana manusia dan makhluk supranatural hidup berdampingan. Ketika hutan tempat tinggalnya dihancurkan oleh pembangunan kota, Xiaohei, seekor kucing iblis kecil, terpaksa mengembara.
Dalam pelariannya, ia bertemu dengan Fengxi, sesama makhluk supranatural yang menawarkan perlindungan dan tempat bernaung. Mereka pun mulai membangun ikatan persaudaraan yang erat di tengah dunia yang terasa semakin asing dan kejam bagi para iblis.
Namun, ketenangan itu terusik saat seorang penegak hukum tangguh bernama Infinity muncul untuk menangkap Xiaohei. Pertemuan tak terduga ini memaksa sang kucing kecil mempertanyakan jati dirinya sendiri serta makna sebenarnya dari sebuah rumah yang aman.
Ketegangan memuncak ketika Xiaohei terjebak di antara dua kubu dengan prinsip bertentangan. Ia harus belajar memahami sisi gelap dunia manusia dan kompleksitas moralitas para iblis, sambil berusaha keras melindungi eksistensi kaumnya dari ancaman kehancuran.
Perjalanan emosional ini membawa Xiaohei pada pencarian identitas yang mendalam di tengah konflik memanas. Apakah ia akan memihak pada dendam masa lalu, atau justru memilih jalan damai yang sulit untuk menciptakan masa depan baru bagi semua makhluk hidup?