Dunia terbagi menjadi dua kelompok manusia yang hidup di daratan dan lautan. Namun, saat sekolah di laut ditutup, empat sahabat harus pindah ke permukaan. Transisi ini menciptakan benturan budaya yang emosional, penuh kecanggungan, serta misteri masa lalu.
Hikari Sakishima adalah pemuda keras kepala yang sangat protektif terhadap teman-temannya. Ia merasa asing di daratan, terutama saat melihat sahabat masa kecilnya, Manaka Mukaido, mulai tertarik dengan dunia baru yang jauh lebih modern.
Perasaan mereka semakin rumit karena kehadiran Chisaki Hiradaira yang diam-diam memendam rasa. Sementara itu, Kaname Isaki tetap menjadi penyeimbang yang tenang, mencoba meredam ketegangan di antara mereka meski hatinya sendiri terasa sangat pedih.
Hubungan mereka kian retak ketika Tsumugu Kihara, seorang pemuda daratan yang pendiam, menarik perhatian Manaka. Kehadirannya memicu kecemburuan mendalam, memaksa mereka menghadapi kenyataan bahwa perasaan remaja memang tak pernah sesederhana arus laut.
Dinamika cinta segitiga dan perbedaan eksistensi ini menuntut pengorbanan besar. Di tengah konflik identitas yang tajam, mereka harus belajar bahwa hubungan antarmanusia seringkali lebih rumit daripada badai yang mengamuk di permukaan samudra yang biru.
Musim semi di penginapan Kissuiso membawa angin perubahan yang tak terduga. Saat kesibukan rutin melanda, sebuah penemuan arsip tua membuka lembaran masa lalu yang terkubur rapat. Kini, fokus beralih pada kehidupan personal para staf di tengah ritme kerja yang sangat intens.
Ohana Matsumae yang ceria harus berhadapan dengan misteri masa muda ibunya, Satsuki. Saat mencoba merapikan dokumen lama, ia menemukan catatan yang mengungkap sisi lain sang ibu, yang selama ini terlihat begitu dingin dan jauh dari kehidupan yang ia kenal.
Di sisi lain, Nako Oshimizu berusaha membuktikan diri sebagai pelayan yang lebih andal. Ia bergulat dengan rasa percaya diri saat menghadapi tantangan di penginapan, sembari mencoba menjembatani kesenjangan emosional antara staf lama dan kehidupan pribadi mereka yang rumit.
Ketegangan memuncak ketika Yuina Wakura datang membawa dinamika baru, menantang para staf untuk melihat arti pelayanan dari sudut pandang berbeda. Hubungan mereka diuji oleh memori masa lalu yang perlahan menuntut perhatian dan menuntut kejujuran di antara mereka semua.
Kisah emosional ini menggali makna tentang keluarga, impian, dan warisan yang ditinggalkan oleh generasi sebelumnya. Di balik dinding kayu Kissuiso, setiap karakter dipaksa merenungkan kembali tujuan hidup mereka sebelum masa depan yang penuh ketidakpastian benar-benar dimulai.
Dunia Ohana Matsumae berubah drastis saat ia harus meninggalkan Tokyo demi tinggal di sebuah penginapan tradisional Jepang. Dibalut genre drama kehidupan yang hangat, kisah ini mengeksplorasi perjuangan remaja dalam beradaptasi di lingkungan baru yang penuh tekanan.
Di penginapan Kissuiso, ia bertemu dengan neneknya, Sui Shijima, seorang pemilik yang sangat disiplin dan tegas. Hubungan cucu dan nenek yang kaku ini menjadi pemicu konflik batin bagi Ohana, yang terbiasa hidup mandiri dan bebas di kota besar yang sibuk.
Kehidupan Ohana semakin berwarna berkat interaksi dengan Minko Tsuru, rekan kerjanya yang ketus dan sulit didekati. Meski sering berselisih paham, mereka belajar memahami arti tanggung jawab dan kerja keras di balik pelayanan tamu yang sangat melelahkan.
Tak lupa ada Nako Oshimizu, gadis pemalu yang perlahan menjadi sahabat dekatnya di penginapan tersebut. Bersama-sama, mereka mencoba menyeimbangkan dinamika pekerjaan yang berat dengan gejolak masa remaja yang penuh dengan impian serta pencarian jati diri.
Menghadapi berbagai masalah operasional penginapan, Ohana mulai memaknai arti kedewasaan dan mimpi. Drama ini menyoroti perjalanan seseorang dalam memupuk harapan di tengah ekspektasi tinggi, menjadikannya tontonan penuh emosi tentang proses tumbuh menjadi dewasa.