Dunia nyata terasa seperti permainan sampah bagi sepasang gamer jenius yang terjebak dalam rutinitas membosankan. Namun, sebuah tantangan catur daring misterius membawa mereka ke realitas baru, di mana segala konflik diselesaikan lewat permainan yang mematikan.
Duo kakak-beradik tak terpisahkan, Sora yang manipulatif dan cerdas serta Shiro si jenius kalkulatif, harus beradaptasi di Disboard. Di dunia fantasi ini, kekerasan dilarang keras, dan semua perselisihan hukum ditentukan melalui kompetisi.
Keduanya dikenal sebagai legenda urban bernama Blank, pemain yang tak pernah kalah dalam gim apa pun. Dengan sinergi mereka yang luar biasa, mereka bertekad menaklukkan enam belas ras yang ada dan menantang dewa tertinggi yang mengatur seluruh aturan dunia.
Konflik memanas saat mereka harus memimpin kerajaan umat manusia yang hampir punah dan terjepit oleh kekuatan ras lain yang jauh lebih kuat. Strategi licik serta logika tingkat dewa menjadi senjata utama mereka demi bertahan hidup di tengah kerasnya taruhan.
Ambisi mereka bukan sekadar bertahan, melainkan menguasai dunia untuk membalikkan keadaan. Mereka membuktikan bahwa kecerdasan dan kerja sama mampu menundukkan takdir, mengubah aturan main dunia, dan meraih kemenangan mutlak dalam setiap pertarungan sengit.
Dunia pasca kekacauan garis waktu menyisakan trauma mendalam bagi mereka yang terlibat. Setelah petualangan melintasi dimensi, realitas kini tampak stabil, namun beban kenangan dari dunia lain terus menghantui ingatan para anggotanya, menciptakan residu emosi yang sangat tak terduga.
Okabe Rintarou, pria yang memikul beban ingatan lintas waktu, mulai merasakan ketidakstabilan eksistensinya sendiri. Di tengah ketenangan palsu ini, sebuah ancaman yang tak kasatmata perlahan mulai mengancam kewarasan jiwanya dan stabilitas realitas yang ada.
Makise Kurisu kembali ke Akihabara dan segera menyadari ada sesuatu yang sangat janggal pada diri rekannya tersebut. Sebagai ilmuwan jenius, ia berusaha keras memahami fenomena psikologis ini, meski hatinya terikat oleh perasaan mendalam terhadap pria yang amat ia pedulikan.
Konflik batin memuncak saat realitas mulai tumpang tindih dengan ingatan masa lalu yang seharusnya telah terkubur. Shiina Mayuri dan anggota laboratorium lainnya terpaksa harus berhadapan dengan konsekuensi pahit dari mesin waktu yang dulu mereka banggakan secara gegabah.
Apakah cinta sanggup melampaui batas dimensi yang telah rusak? Menjelang titik balik yang krusial, mereka harus membuat pilihan sulit demi mempertahankan seseorang yang keberadaannya mulai menghilang secara perlahan dari ingatan kolektif dunia di sekitar mereka.