Kelulusan anggota kelas tiga membawa kabar mengejutkan bagi grup idola sekolah Otonokizaka. Sebuah undangan misterius dari New York menanti mereka demi mempromosikan penutupan sekolah. Perjalanan lintas negara ini menjadi ujian besar bagi masa depan μ's.
Honoka Kosaka kini harus memikul beban berat sebagai pemimpin. Ia merasa tertekan menentukan arah karier mereka setelah kelulusan. Keraguan muncul di benak para anggota tentang apakah mereka harus terus bersinar sebagai grup atau memilih jalan hidup.
Hubungan erat antara Kotori Minami dan Umi Sonoda diuji oleh tantangan baru di luar negeri. Di tengah hiruk-pikuk kota besar yang megah, mereka berusaha mempertahankan keharmonisan tim sambil mencari makna sejati di balik impian idola mereka.
Sosok penyanyi misterius yang ditemui Maki Nishikino memberikan perspektif berbeda tentang musik. Sementara itu, Nico Yazawa tetap berusaha keras menjaga suasana hati rekan-rekannya agar tetap optimis meski tekanan tanggung jawab kian mencekik.
Persahabatan mereka diuji oleh waktu yang kian sempit sebelum perpisahan. Konflik batin tentang masa depan menjadi inti cerita, di mana mereka harus memutuskan apakah keinginan untuk tetap bersama lebih kuat daripada ambisi pribadi yang kini mulai tumbuh.
Tsukasa Mizugaki, seorang cowok umur 18 tahun, lagi apes karena gagal total pas ujian masuk kuliah. Tapi berkat bantuan orang dalam, dia akhirnya berhasil keterima kerja di SAI Corporation, sebuah perusahaan teknologi rahasia yang memproduksi "Giftia"—android super canggih yang fisik, sifat, dan emosinya udah mirip banget sama manusia biasa. Masalahnya, para Giftia ini punya masa kedaluwarsa; umur maksimal mereka cuma bisa bertahan selama 81.920 jam, atau sekitar 9 tahun 4 bulan aja.
Tsukasa sendiri ditempatin di divisi Terminal Service One, sebuah unit kerja yang punya tugas ngenes: menjemput dan menarik kembali para Giftia yang masa hidupnya udah mau habis. Tugas ini wajib dilakuin sebelum ingatan para android itu rusak dan mereka berubah jadi agresif alias ngamuk. Pas baru masuk kerja, Tsukasa langsung dipasangkan sama Giftia cantik berbadan mungil bernama Isla. Biarpun pembawaannya kalem dan super pendiam, Isla ini ternyata adalah veteran senior yang dianggap paling jago dalam urusan penjemputan Giftia di divisinya.
Seiring berjalannya waktu, Tsukasa yang sering nge-grup dan menghabiskan waktu bareng Isla malah pelan-pelan mulai jatuh cinta sama partner robotnya itu. Tapi, takdir berkata lain karena Tsukasa harus berpacaran dengan waktu; dia dipaksa buat berdamai dengan perasaannya sendiri sebelum sisa waktu Isla di dunia ini bener-bener habis. Dari setiap momen kebersamaan mereka yang manis, Tsukasa pelan-pelan belajar sebuah kenyataan pahit bahwa di dunia ini gak ada satu pun hal indah yang bakal bertahan selamanya!