Dunia komedi sekolah yang absurd menanti lewat kehidupan sehari-hari enam siswi unik. Dari masuknya siswi jenius yang masih anak-anak hingga guru olahraga yang eksentrik, keseharian mereka penuh dengan kekacauan lucu yang tak terduga dan sangat menghibur.
Sosok Chiyo Mihama adalah anak ajaib yang duduk di kelas sepuluh. Dia berinteraksi dengan Sakaki, si pendiam yang misterius dan pecinta kucing, serta Ayumu Kasuga, gadis pelupa yang sering melamun dengan cara yang sangat kocak.
Ada pula Tomo Takino yang super energetik dan selalu mencari masalah, didampingi Koyomi Mizuhara yang sering kesal dengan kelakuan temannya. Dinamika mereka menciptakan gesekan komedi yang organik dalam setiap kegiatan sekolah yang membosankan.
Kehadiran Sakaki yang sangat ingin memeluk kucing meski selalu dicakar, beradu dengan obsesi Kagura yang kompetitif dalam bidang olahraga. Persahabatan mereka diuji lewat ujian sekolah, festival budaya, hingga liburan musim panas yang kacau.
Kisah ini menyoroti ikatan persahabatan tulus di tengah masa remaja yang penuh warna. Tanpa konflik berat, penonton diajak menikmati kehangatan hubungan antar karakter yang jenaka, ceroboh, namun sangat dekat di hati dalam menjalani hidup yang santai.
Hidup di kota Mabase yang membosankan terasa sangat menjemukan bagi banyak orang, namun bagi sebagian remaja, realitas bisa berubah jadi kekacauan surealis kapan saja. Sebuah insiden tak terduga memicu fenomena aneh yang mengubah hidup warga secara total.
Semuanya bermula ketika Naota, seorang bocah yang merasa dewasa sebelum waktunya, tak sengaja tertabrak Vespa oleh wanita misterius. Pertemuan ini membawa bencana robot raksasa yang keluar dari dahinya, menghancurkan ketenangan hidupnya yang datar.
Sosok Haruko yang eksentrik muncul dengan kepribadian liar dan agenda rahasia yang sulit ditebak. Ia memaksa sang bocah masuk ke dalam petualangan gila penuh aksi, sementara sang remaja justru terjebak dalam dilema masa transisi menuju usia dewasa.
Ketegangan memuncak saat Mamimi, teman dekat yang masih terobsesi dengan masa lalu, terus menempel padanya. Dinamika emosional mereka menjadi sangat kompleks di tengah pertempuran robotik yang terus menghujani kota dengan kekacauan yang sungguh tak masuk akal.
Kisah ini menggali krisis jati diri remaja lewat visual yang sangat eksplosif dan penuh energi punk rock. Pertempuran demi pertempuran menjadi cerminan dari kegelisahan batin yang mendalam, memaksa mereka menghadapi kenyataan pahit di balik fantasi liar ini.