Sebuah narasi fiksi ilmiah tentang perjalanan waktu yang memacu adrenalin dimulai saat konspirasi besar mengancam tatanan dunia. Berbalut misteri thriller yang kelam, eksperimen berbahaya mengubah garis waktu dan menciptakan konsekuensi fatal bagi mereka yang terlibat.
Okabe Rintarou, ilmuwan gila yang eksentrik, tidak sengaja menemukan cara mengirim pesan ke masa lalu melalui ponsel. Bersama rekannya, ia terjebak dalam pusaran kekacauan ruang-waktu yang mulai merobek realitas dan menguji kewarasan mentalnya sendiri.
Makise Kurisu, seorang jenius muda yang skeptis, menjadi sekutu vital dalam memecahkan teka-teki rumit ini. Ketegangan muncul saat mereka berhadapan dengan organisasi rahasia SERN, sementara hubungan keduanya berkembang dari rivalitas menjadi ikatan emosional.
Shiina Mayuri, teman masa kecil yang ceria, mendapati dirinya berada dalam bahaya yang tidak ia sadari. Okabe berjuang keras melindungi orang terdekatnya di tengah ancaman masa depan yang hancur, menghadapi dilema moral berat yang meruntuhkan prinsip hidupnya.
Konflik memuncak saat takdir mulai bermain kejam dengan nyawa manusia sebagai taruhannya. Setiap langkah yang diambil untuk memperbaiki kesalahan justru memperburuk keadaan, menggali tema tentang obsesi manusia yang ingin menantang waktu demi menyelamatkan dunia.
Dunia bawah tanah yang kelam menjadi panggung bagi kisah thriller psikologis penuh ketegangan ini. Seseorang yang terbangun tanpa ingatan harus terjebak dalam pusaran organisasi pembunuh bayaran internasional yang kejam bernama Inferno yang sangat misterius.
Pemuda yang kemudian diberi nama Zwei ini dipaksa untuk bertahan hidup melalui latihan berat dan pembunuhan. Identitas lamanya telah hilang, digantikan oleh naluri bertahan hidup yang kejam di tengah dunia yang tak mengenal kata belas kasihan.
Di sana, ia bertemu dengan Ein, seorang gadis pembunuh berbakat yang menjadi mentor sekaligus sosok terdekatnya. Hubungan mereka terasa dingin namun rumit, karena keduanya hanyalah alat yang dikendalikan oleh bayang-bayang organisasi besar yang dingin.
Konflik batin terus menghantui saat Cal Devens muncul dan mulai mengganggu tatanan hidup mereka. Pertemuan tak terduga ini memaksa mereka mempertanyakan arti kemanusiaan, loyalitas, dan harga yang harus dibayar demi mendapatkan kebebasan sejati.
Apakah mereka hanya sekadar boneka yang bisa dibuang kapan saja, atau mampu menentukan takdir sendiri? Di balik desingan peluru, pencarian identitas diri menjadi inti perjuangan mereka melawan takdir kelam yang telah dirancang dengan sangat rapi oleh musuh.