Ishiyama High adalah sekolah penuh berandalan kejam yang tidak punya aturan. Suasana mencekam mendadak berubah drastis saat seorang pemuda tangguh tak sengaja menemukan bayi misterius di sungai. Bayi itu adalah titah kehancuran bagi seluruh umat manusia.
Tatsumi Oga adalah berandalan terkuat yang justru terpilih menjadi pengasuh bayi iblis tersebut. Dia terjebak dalam situasi konyol di mana dia harus merawat anak itu sambil menghadapi tantangan dari geng sekolah yang ingin merebut takhtanya.
Bayi bernama Beelzebub ini sangat agresif dan selalu memicu masalah besar. Karena tidak bisa dipisahkan lebih dari beberapa meter, Oga terpaksa membawa bayi ini ke mana pun, bahkan saat terlibat perkelahian brutal di lingkungan sekolah yang liar.
Kehadiran pengasuh iblis bernama Hildegard menambah kompleksitas masalah. Dia menuntut Oga untuk melatih bayi itu menjadi raja iblis masa depan. Hubungan canggung antara manusia sangar dan pelayan iblis yang dingin ini menciptakan kekacauan lucu.
Kini, Oga harus menyeimbangkan kehidupan sekolahnya yang keras dengan tanggung jawab sebagai orang tua dari sang calon penghancur dunia. Pertempuran sengit pun tak terelakkan saat kekuatan supranatural mulai bercampur dengan baku hantam khas berandalan.
Dunia kuliner yang manis dan penuh warna menanti bagi mereka yang berani bermimpi. Akademi St. Marie menjadi saksi perjuangan gadis remaja yang ingin menggapai cita-citanya menjadi seorang pembuat kue profesional yang mampu membuat setiap orang tersenyum.
Ichigo Amano adalah gadis ceroboh yang merasa tidak memiliki bakat apa pun. Namun, pertemuannya dengan seorang guru pastry mengubah segalanya. Ia pun mendaftarkan diri ke sekolah kuliner demi mengikuti jejak sang nenek yang sangat dikaguminya.
Di sana, ia bertemu dengan para pangeran manis, yaitu Kashino Makoto, Hanabusa Satsuki, dan Andou Sennosuke. Bersama Vanilla, sang roh kue, mereka membentuk tim untuk berkompetisi dalam tantangan memasak yang sangat ketat.
Konflik mulai muncul saat perbedaan gaya dan ego masing-masing anggota tim sering berbenturan. Ichigo harus belajar menghadapi tekanan, rasa tidak percaya diri, serta tantangan dari saingan yang selalu ingin menjatuhkan posisinya di akademi bergengsi itu.
Persahabatan mereka diuji saat harus menciptakan karya seni kuliner yang sempurna demi meraih gelar terbaik. Di balik tumpukan cokelat dan krim, mereka belajar bahwa bahan paling penting untuk menciptakan kebahagiaan sejati hanyalah ketulusan hati.