Di tengah kota Kyoto yang penuh keajaiban, makhluk mitos tanuki hidup berbaur dengan manusia. Mereka bisa berubah wujud sesuka hati, namun bahaya selalu mengintai dari kelompok Friday Fellows yang gemar memburu tanuki untuk dijadikan santapan lezat saat perayaan.
Keluarga Shimogamo, yang dipimpin oleh sang ibu dan empat anak lelakinya, berusaha bertahan hidup setelah kematian tragis sang ayah. Anak ketiga mereka, Yasaburo, adalah sosok yang sangat santai dan selalu menikmati hidup dengan penuh rasa penasaran.
Ia sering menghabiskan waktu bersama Benten, seorang gadis manusia jelita dengan kekuatan supernatural yang mematikan. Hubungan mereka begitu rumit, penuh dengan daya tarik sekaligus ancaman, karena gadis ini merupakan anggota kelompok pemburu tanuki yang misterius.
Saudara-saudaranya, seperti si sulung yang kaku Yaichiro, terus berjuang memikul tanggung jawab keluarga di tengah konflik politik antar kelompok tanuki. Persaingan ini semakin memanas saat mereka mencoba mencari tahu kebenaran di balik kematian tragis sang ayah.
Kehidupan yang penuh warna dan air mata ini menguji ikatan persaudaraan serta keberanian mereka. Di antara rahasia masa lalu dan ancaman pemburu, mereka harus belajar bahwa kebodohan yang dilakukan dengan gembira adalah kunci utama untuk bertahan di dunia yang kejam.
Musim semi di penginapan Kissuiso membawa angin perubahan yang tak terduga. Saat kesibukan rutin melanda, sebuah penemuan arsip tua membuka lembaran masa lalu yang terkubur rapat. Kini, fokus beralih pada kehidupan personal para staf di tengah ritme kerja yang sangat intens.
Ohana Matsumae yang ceria harus berhadapan dengan misteri masa muda ibunya, Satsuki. Saat mencoba merapikan dokumen lama, ia menemukan catatan yang mengungkap sisi lain sang ibu, yang selama ini terlihat begitu dingin dan jauh dari kehidupan yang ia kenal.
Di sisi lain, Nako Oshimizu berusaha membuktikan diri sebagai pelayan yang lebih andal. Ia bergulat dengan rasa percaya diri saat menghadapi tantangan di penginapan, sembari mencoba menjembatani kesenjangan emosional antara staf lama dan kehidupan pribadi mereka yang rumit.
Ketegangan memuncak ketika Yuina Wakura datang membawa dinamika baru, menantang para staf untuk melihat arti pelayanan dari sudut pandang berbeda. Hubungan mereka diuji oleh memori masa lalu yang perlahan menuntut perhatian dan menuntut kejujuran di antara mereka semua.
Kisah emosional ini menggali makna tentang keluarga, impian, dan warisan yang ditinggalkan oleh generasi sebelumnya. Di balik dinding kayu Kissuiso, setiap karakter dipaksa merenungkan kembali tujuan hidup mereka sebelum masa depan yang penuh ketidakpastian benar-benar dimulai.