Tahun 2199, umat manusia hampir musnah akibat radiasi bom meteor alien Gamilas. Sisa populasi bersembunyi di bawah tanah, menanti ajal. Harapan terakhir muncul dari planet Iscander yang menawarkan teknologi pemulihan bumi melalui sebuah misi nekat melintasi galaksi.
Susumu Kodai, seorang perwira muda yang emosional dan penuh dendam, bergabung dalam kru kapal legendaris Yamato. Ia berjuang mengatasi trauma masa lalunya sambil belajar arti kepemimpinan di bawah komando kapten veteran yang sangat bijaksana, Juzo Okita.
Hubungan berkembang saat Yuki Mori, operator radar yang tenang, mulai meruntuhkan dinding pertahanan emosional sang protagonis. Mereka harus bekerja sama meski dibayangi ancaman konstan dari musuh yang mematikan dan tekanan waktu untuk menyelamatkan masa depan.
Persaingan ideologi muncul ketika Dessler, pemimpin Gamilas yang karismatik namun kejam, terus memburu Yamato. Konflik tidak hanya terjadi di ruang hampa yang dingin, tetapi juga di dalam kapal, menguji loyalitas kru terhadap perintah dan nurani mereka sendiri.
Misi ini bukan sekadar perjalanan panjang, melainkan ujian kemanusiaan di tengah kehancuran total. Dengan sisa waktu yang terus berdetak, setiap kru harus mengorbankan segalanya untuk menembus garis depan demi memastikan kehidupan tetap ada di planet biru.
Dunia basket SMA Jepang diguncang oleh kehadiran tim legendaris yang dikenal sebagai Generasi Keajaiban. Mereka adalah lima pemain jenius dengan bakat luar biasa yang mendominasi lapangan. Kehebatan mereka membuat lawan merasa putus asa sebelum pertandingan dimulai.
Di balik bayang-bayang legenda itu, muncul Tetsuya Kuroko, pemain keenam yang misterius dan tidak terlihat oleh lawan. Ia memutuskan untuk bergabung dengan SMA Seirin demi membuktikan bahwa gaya bermainnya yang unik bisa mengalahkan para pemain elit.
Kuroko bertemu dengan Taiga Kagami, seorang pemain berbakat yang baru kembali dari Amerika. Keduanya sepakat membentuk duo maut untuk menantang mantan rekan setim Kuroko. Kagami menjadi cahaya yang bersinar, sementara Kuroko adalah bayangan pengatur alur.
Persahabatan mereka diuji oleh lawan tangguh seperti Ryota Kise, Shintaro Midorima, Daiki Aomine, Atsushi Murasakibara, dan Seijuro Akashi. Setiap pertandingan adalah pertempuran sengit yang menuntut strategi dan stamina tinggi.
Kini, mereka harus berjuang melampaui batas kemampuan fisik demi gelar juara nasional. Akankah kerja sama tim yang tulus mampu meruntuhkan dominasi individu jenius yang angkuh? Inilah kisah perjuangan tentang impian, dedikasi, dan hasrat membara di lapangan basket.