Petualangan isekai fantasi berlanjut saat dunia sihir kini semakin luas dan berbahaya. Setelah melalui berbagai rintangan emosional yang menguras mental, takdir membawa sang protagonis untuk menghadapi tantangan baru yang menguji tekad serta jati dirinya.
Rudeus Greyrat kini harus menata hidupnya di tengah tanggung jawab keluarga yang kian besar. Hubungannya dengan Sylphiette menjadi fondasi utama dalam menghadapi badai kehidupan yang tidak terduga, meski bayang-bayang masa lalu terus membayangi.
Kehadiran Roxy Migurdia kembali memberikan warna dan bimbingan spiritual bagi perjalanan panjang ini. Namun, dinamika antara ketiganya tidak sesederhana yang dibayangkan karena munculnya konflik batin serta tekanan dari ancaman kekuatan besar yang misterius.
Di sisi lain, Eris Boreas Greyrat terus menempa kekuatannya di tempat terpencil demi meraih cita-citanya. Ambisi dan rasa rindu yang mendalam menjadi pendorong utama bagi mereka semua untuk terus bergerak maju meski harus menghadapi takdir yang kejam.
Puncak dari perjalanan ini menuntut pengorbanan besar dan pemahaman mendalam tentang arti kasih sayang. Akankah ikatan mereka mampu menahan hantaman nasib, ataukah setiap pilihan yang diambil justru akan menghancurkan kedamaian yang selama ini susah payah dibangun?
Abis pertempuran hidup-mati di Kota Air Priestella, Subaru dan teman-temannya emang menang, tapi bayarannya mahal banget. Gara-gara kekuatan "Keserakahan" (Gluttony), Rem koma nggak bangun-bangun, ingatan Crusch habis dimakan, sampai-sampai nama Julius pun dilupain sama semua orang. Pas lagi pusing nyari cara buat nyelametin mereka, Subaru denger rumor tentang si "Bijak" Shaula—sosok serba tahu yang katanya punya segala macam ilmu.
Tujuan Subaru selanjutnya adalah Menara Pengawas Pleiades, tempat tinggal si Bijak yang ada di ujung gurun pasir misterius bernama Bukit Pasir Auguria. Tempat ini bahaya banget, bahkan Reinhard si "Ksatria Pedang" paling sakti aja pernah gagal nembus ke sana. Gurunnya ekstrem, banyak monster sihir aneh, pokoknya isinya bahaya maut semua, deh.
Tapi demi mengembalikan apa yang udah hilang, Subaru bareng teman-temannya nekat berangkat dan mempertaruhkan nyawa mereka sekali lagi buat nerobos gurun maut tersebut. Perjalanan epik mereka pun dimulai!
Easygoing Territory Defense by the Optimistic Lord: Production Magic Turns a Nameless Village into the Strongest Fortified City
12 Episode 6
Sinopsis
Van, anak keempat dari keluarga bangsawan terpandang, baru umur dua tahun pas mendadak ingat kalau di kehidupan sebelumnya dia adalah seorang salaryman (pegawai kantoran) di Jepang. Berbekal otak orang dewasa di dalam tubuh balita, dia langsung dianggap sebagai anak jenius.
Tapi, status anak ajaib itu langsung runtuh pas dia umur delapan tahun dan kedapatan cuma punya keahlian Production Magic alias sihir produksi/kerajinan. Di keluarganya yang sangat mendewakan sihir petarung buat perang, kemampuan bikin-bikin barang kayak gitu dianggap sampah dan nggak berguna.
Alhasil, Van langsung dibuang dan diasingkan buat memimpin sebuah desa kecil bin terpencil di ujung negeri sebagai bentuk hukuman yang memalukan. Cuma ditemani sama pelayan setianya, memori kehidupan masa lalu, dan sihir yang dianggap "nggak guna" itu, perjuangan Van pun dimulai. Bisakah dia ngubah nasib desa terpencil itu—sekaligus membuktikan kekuatannya sendiri—menjadi wilayah yang maju dan makmur?