Sebuah eksperimen gila memicu Perang Cawan Suci palsu di kota Snowfield yang jauh dari pusat magis. Tanpa aturan yang jelas dan keterlibatan organisasi misterius, ritual ini menjadi ajang pembantaian yang kacau. Atmosfer mencekam menyelimuti setiap sudut kota.
Detektif Faker menyusup ke tengah kekacauan ini untuk menguak motif di balik pemanggilan yang cacat. Di sisi lain, seorang gadis bernama Ayaka Sajyou terjebak dalam pusaran takdir, terpaksa berhadapan dengan realitas perang yang sangat mematikan.
Pemanggilan sosok Gilgamesh yang sombong justru menjadi pemicu kehancuran awal, menantang keberadaan pahlawan lain yang muncul secara tidak lazim. Ketegangan memuncak saat para Servant mulai mengabaikan logika demi memuaskan ambisi pribadi mereka yang kelam.
Hubungan antara Enkidu dan sang raja menjadi pusat emosional, di mana kesetiaan dan dendam masa lalu kembali berbenturan. Mereka bukan sekadar bidak, melainkan entitas kuat yang memiliki kehendak bebas, membuat strategi para Master menjadi tidak lagi relevan.
Perseteruan antar fraksi membawa Snowfield ke ambang kehancuran total. Dengan musuh yang tak terduga dan aliansi yang rapuh, setiap langkah para partisipan adalah taruhan nyawa demi keinginan yang dianggap suci, namun justru membawa petaka bagi dunia manusia.
Sekolah Kamome kembali menyimpan misteri supranatural yang kian mencekam bagi penghuninya. Batas antara dunia manusia dan arwah semakin tipis saat para tujuh keajaiban sekolah mulai bergerak dengan motif gelap yang tersembunyi di balik bayang-bayang koridor.
Nene Yashiro kini semakin terjerat dalam takdir tak terelakkan bersama sosok misterius yang menghuni toilet sekolah. Meski awalnya hanya ingin urusan asmara, kini ia harus menghadapi kenyataan pahit tentang dunia roh yang sangat berbahaya.
Hubungan antara gadis itu dengan Hanako semakin kompleks dan penuh ketegangan emosional. Sang arwah legendaris itu terus menyembunyikan rahasia masa lalunya, sementara sang gadis berusaha keras menyingkap tabir kebenaran demi masa depan mereka berdua.
Kehadiran Kou Minamoto menambah dinamika yang makin rumit dengan tanggung jawab eksorsisnya yang berat. Ia harus memilih antara menjalankan tugas keluarganya atau menaruh kepercayaan pada sesosok hantu yang selama ini ia anggap sebagai musuh bebuyutan.
Ketegangan memuncak saat mereka menghadapi ancaman baru yang menguji kesetiaan serta nyali. Di balik tawa dan canda, sebuah kebenaran kelam mengancam akan menghancurkan ikatan mereka selamanya dalam labirin takdir yang penuh dengan kesedihan dan misteri abadi.
Sekolah Kamome kembali menyimpan misteri supranatural yang kian gelap setelah berbagai kejadian aneh mengguncang kedamaian murid di sana. Batas antara dunia manusia dan roh semakin tipis, mengancam keseimbangan yang selama ini dijaga ketat oleh para Seven Mysteries.
Gadis penyuka hal mistis, Nene Yashiro, kini terjebak lebih dalam di kehidupan dunia gaib. Ia terus bergantung pada Hanako-kun, sang arwah toilet yang menyimpan banyak rahasia kelam tentang masa lalu yang belum pernah ia ceritakan sama sekali.
Hubungan mereka yang unik diuji saat Kou Minamoto mulai mempertanyakan tekadnya sebagai pengusir setan. Ia bimbang antara membasmi roh jahat atau memahami sisi kemanusiaan dari entitas gaib yang kini menjadi teman dekatnya dalam menuntaskan berbagai masalah.
Kehadiran sosok misterius seperti Tsukasa menambah kekacauan dengan niat manipulatifnya yang dingin. Ketegangan meningkat saat mereka harus menghadapi ancaman dari rival baru yang berniat mengubah tatanan kehidupan di sekolah dengan cara yang sangat kejam.
Apakah mereka mampu mengungkap kebenaran di balik kutukan sekolah sebelum semuanya terlambat? Pertarungan emosional yang menyayat hati ini akan menguji ikatan persahabatan, rahasia kelam, dan harga yang harus dibayar untuk mengubah takdir yang sudah digariskan.
Dunia percintaan sekolah tidak selalu berakhir manis dengan pernyataan cinta. Seringkali, ada pihak yang harus merelakan perasaan mereka saat orang yang dicintai memilih orang lain. Kisah komedi romantis ini justru menyoroti mereka yang kalah dalam percintaan.
Kehidupan sekolah Nukumizu Kazuhiko yang tenang mendadak berubah drastis saat ia menyaksikan penolakan cinta secara langsung. Tanpa disangka, ia malah terjebak menjadi pendengar setia bagi para gadis yang sedang patah hati karena ditolak gebetannya.
Gadis enerjik bernama Yanami Anna menjadi sosok pertama yang menyeretnya dalam situasi kacau ini. Diikuti oleh Yakishio Remon dan Basori Komari, mereka membentuk kelompok unik yang berisi para pahlawan wanita yang bernasib tragis.
Kazuhiko kini harus berurusan dengan kepribadian mereka yang kompleks sekaligus lucu. Meski hanya menjadi penonton, keterlibatannya dengan para gadis ini perlahan mulai mengubah perspektif hidupnya tentang arti cinta, penolakan, dan bagaimana berdamai dengan luka.
Dinamika yang terjadi antara mereka menciptakan kekacauan yang tak terduga namun tetap menghangatkan hati. Mereka pun saling mendukung untuk bangkit dari kegagalan. Akankah para gadis ini menemukan kebahagiaan baru di tengah kekalahan cinta yang pahit itu?
Dunia fantasi kelam memaksa manusia menyerahkan korban jiwa kepada raja iblis demi kedamaian yang rapuh. Di tengah ketakutan tersebut, seorang gadis kecil bernama Sariphi dibawa ke Kerajaan Ozmargo untuk menjadi persembahan bagi raja yang sangat kejam.
Sang raja, Leonhart, ternyata menyimpan rahasia besar di balik topeng keganasannya. Berbeda dengan ketakutan semua orang, gadis pemberani ini justru tidak gemetar saat menatap sang raja. Sikap tulusnya membuat sang raja penasaran dan memutuskan melindunginya.
Hubungan mereka berkembang dari sekadar mangsa dan predator menjadi ikatan emosional yang melampaui batas ras. Namun, posisi Anubis sebagai penasihat setia raja yang kolot menjadi ancaman nyata karena ia menentang keras kehadiran manusia di istana suci.
Konflik batin semakin memuncak ketika dunia luar mulai mempertanyakan loyalitas sang raja. Sang gadis harus membuktikan bahwa kebaikan hati dapat meruntuhkan tembok prasangka, meski itu berarti mempertaruhkan nyawanya di tengah dunia yang penuh kebencian.
Di antara intrik politik dan kebencian antar ras, mampukah mereka menciptakan masa depan baru? Perjalanan mereka adalah ujian tentang kasih sayang yang mampu mengubah takdir tragis menjadi dongeng indah penuh harapan bagi semua makhluk di dunia yang terpecah.
Dunia vampir yang gelap kembali mencekam dalam sekuel penuh intrik misterius ini. Di tengah kota Paris abad ke-19 yang mempesona namun berbahaya, kutukan misterius terus mengancam kelangsungan hidup kaum vampir, memicu ketegangan antara manusia dan makhluk malam.
Sang manusia biasa, Vanitas, memegang grimoire legendaris untuk menyembuhkan mereka yang terinfeksi kutukan. Namun, niat aslinya tetap menjadi teka-teki yang menyelimuti setiap tindakannya, membuat rekan perjalanannya merasa semakin waspada dan curiga.
Munculnya musuh baru yang tak terduga semakin memperkeruh situasi, menguji loyalitas dan kepercayaan di antara para karakter utama. Keinginan mereka untuk mengungkap kebenaran di balik kutukan tersebut pun menuntut pengorbanan besar yang mungkin tidak bisa mereka tanggung.
Menjelang puncak konflik yang semakin panas, setiap rahasia perlahan mulai tersingkap di balik topeng yang mereka kenakan. Tema tentang dendam, kasih sayang, dan kutukan pun saling berkelindan, menentukan nasib dunia yang berada di ambang kehancuran total nan tragis.
Di Paris era steampunk yang penuh misteri, legenda tentang buku terkutuk yang bisa memanipulasi nama asli para vampir terus menghantui. Ketika wabah aneh membuat mereka kehilangan kendali, kekacauan mulai menyelimuti dunia manusia dan makhluk malam ini.
Keduanya terjebak dalam hubungan yang rumit dan penuh ketegangan. Meski mereka berada di pihak yang berbeda, mereka terpaksa bekerja sama untuk menyembuhkan vampir yang terinfeksi. Perbedaan karakter antara mereka menciptakan dinamika cerita yang seru.
Akankah mereka mampu mengungkap kebenaran di balik kutukan yang merusak jiwa para vampir? Di balik ancaman musuh yang mengintai, rahasia masa lalu yang gelap dan ikatan tak terduga mulai terkuak, menantang takdir mereka dalam perjalanan yang mematikan.