Menyambut liburan musim panas yang penuh warna, kehidupan sang tutor privat kembali terusik oleh kekacauan lima gadis kembar yang cantik namun keras kepala. Dinamika romansa sekolah yang manis dan penuh komedi ini akan segera menguji kesabaran serta keteguhan hati.
Futaro Uesugi, pemuda jenius yang hidup pas-pasan, harus memutar otak menghadapi permintaan belajar yang tidak terduga. Kehadirannya di tengah lima saudari ini bukan sekadar tugas, melainkan tantangan besar untuk menjaga fokus di tengah godaan yang sangat intens.
Ada Ichika Nakano si sulung yang penuh rahasia, serta Nino Nakano yang sangat protektif. Mereka sering kali membuat rencana berantakan, sementara sang tutor berusaha keras agar mereka tetap serius belajar meski banyak drama yang terus mewarnai keseharian.
Di sisi lain, terdapat Miku Nakano yang pemalu namun penuh tekad, Yotsuba Nakano dengan semangatnya yang selalu meluap, dan Itsuki Nakano yang keras kepala. Kelimanya punya kepribadian kontras, membuat hubungan mereka dengan sang tutor menjadi sangat rumit.
Liburan ini menjadi panggung bagi tumbuhnya benih-benih cinta yang mendalam. Di tengah berbagai konflik emosional dan kesalahpahaman, mampukah sang tutor membimbing mereka menuju kelulusan sambil memenangkan hati salah satu dari lima saudari yang sangat memikat ini?
Di kota Nanao yang tenang, malam bagi sebagian orang bukanlah waktu untuk istirahat, melainkan siksaan sunyi. Insomnia kronis merenggut ketenangan mereka, menciptakan tembok pemisah antara kehidupan sekolah yang ceria dan realita melelahkan saat matahari terbenam.
Ganta Nakami adalah remaja pemurung yang terjebak dalam lingkaran kurang tidur. Rasa lelah yang menumpuk membuatnya terisolasi di sekolah, hingga akhirnya ia tidak sengaja menemukan tempat perlindungan rahasia di observatorium tua yang kini terbengkalai.
Di sana, ia bertemu dengan Isaki Magari, gadis populer yang menyimpan rahasia serupa. Keduanya segera menyadari bahwa mereka memiliki kesamaan unik: mencari ketenangan di balik dinding observatorium yang tidak lagi digunakan oleh klub astronomi mana pun.
Hubungan mereka berkembang dari sekadar teman senasib menjadi rekan berbagi cerita di bawah langit malam. Mereka mencoba mengisi kekosongan waktu dengan petualangan kecil, saling menjaga agar tidak merasa sendirian saat dunia lain sedang terlelap dalam mimpi.
Namun, ketakutan akan masa depan dan tekanan untuk kembali ke pola hidup normal terus membayangi. Mampukah mereka mempertahankan ruang aman itu, atau akankah realitas memaksa mereka untuk terbangun dari kenyamanan malam yang selama ini mereka nikmati?