Sebuah malam yang panjang di Kyoto menyimpan sejuta keajaiban surealis yang menanti untuk dijelajahi. Dalam balutan visual penuh warna, kisah komedi romantis yang eksentrik ini mengajak kita menelusuri lorong-lorong kota saat kehidupan malam baru saja dimulai.
Seorang mahasiswi bersemangat bernama Otome memutuskan untuk menjelajahi pesta semalam suntuk. Ia bertemu dengan berbagai sosok unik, mulai dari kolektor barang antik hingga aktor teater jalanan yang membawa suasana menjadi semakin gila dan tak terduga.
Di sisi lain, seorang pemuda bernama Senpai diam-diam terus membuntutinya dengan berbagai rencana konyol agar terlihat seperti kebetulan. Ia mencoba menarik perhatian gadis itu, namun usahanya justru sering kali berakhir dalam kekacauan yang sangat lucu.
Keduanya terjebak dalam arus peristiwa ajaib, di mana realitas mulai memudar dan imajinasi menjadi nyata. Apakah sang pemuda mampu menyatakan perasaannya, ataukah perbedaan kepribadian mereka menjadi penghalang besar di bawah gemerlap cahaya kota Kyoto?
Narasi ini mempertanyakan bagaimana keberanian dan rasa ingin tahu mampu mengubah satu malam biasa menjadi petualangan seumur hidup. Sebuah perjalanan yang penuh dengan filosofi tentang waktu, pertemuan tak terduga, dan indahnya mengejar cinta yang tak pasti.
Dunia penuh pahlawan kembali bergejolak saat festival olahraga UA dimulai. Ajang bergengsi ini menjadi panggung utama bagi para siswa untuk unjuk gigi di depan publik. Intensitas kompetisi semakin memuncak seiring ambisi para peserta yang membara.
Izuku Midoriya kini harus membuktikan kelayakan dirinya sebagai pewaris kekuatan besar. Di tengah tekanan yang ada, ia berjuang mengendalikan kekuatannya agar tidak menghancurkan tubuhnya sendiri sambil mempertahankan mimpinya menjadi pahlawan nomor satu.
Persaingan sengit pun tak terelakkan, terutama dengan Katsuki Bakugo yang selalu menantang. Rivalitas mereka semakin memanas karena perbedaan prinsip hidup yang tajam, menciptakan ketegangan psikologis yang mendalam di setiap pertarungan fisik.
Di sisi lain, Shoto Todoroki menyimpan luka batin masa lalu yang kelam terkait garis keturunannya. Ia menolak menggunakan separuh kekuatannya, sebuah konflik internal yang membingungkan lawan sekaligus menuntut pengakuan atas jati diri yang sebenarnya.
Puncak ujian menanti saat ancaman nyata mulai mengintai di balik gemerlap festival. Setiap siswa kini dipaksa menghadapi tantangan yang menguji mental serta keberanian mereka untuk mendefinisikan arti pahlawan yang sesungguhnya di masa depan yang penuh bahaya.
Dunia sihir yang mulai memudar kini menjadi latar belakang petualangan magis yang penuh warna. Di tengah kemegahan akademi sihir bergengsi, para penyihir muda berusaha menguasai seni kuno agar kejayaan dunia mereka tidak sirna ditelan oleh perkembangan zaman yang modern.
Gadis energik bernama Atsuko Kagari nekat mendaftar ke akademi ini meski tidak memiliki bakat sihir sama sekali. Impiannya yang besar membuatnya sering menjadi bahan ejekan, terutama oleh siswi elit yang sombong dan sangat berbakat, yaitu Diana Cavendish.
Persaingan sengit antara keduanya menciptakan ketegangan yang konstan di ruang kelas. Sementara itu, Lotte Yanson dan Sucy Manbavaran hadir sebagai sahabat setia yang mendukung petualangan konyol serta penuh risiko yang sering dilakukan oleh sang protagonis.
Konflik internal di sekolah semakin runyam ketika rahasia-rahasia kuno mulai terkuak dari balik dinding perpustakaan terlarang. Perbedaan pandangan tentang hakikat sihir sebenarnya memicu perdebatan panjang yang menguji keyakinan setiap murid di institusi bergengsi ini.
Dengan tekad membara, para siswi ini harus menghadapi ujian tak terduga yang mengancam eksistensi dunia sihir. Mereka dipaksa untuk bekerja sama, melampaui ego masing-masing, dan membuktikan bahwa keberanian jauh lebih berarti daripada sekadar bakat bawaan sejak lahir.
Abis berhasil menang dramatis melawan SMA Aoba Jousai, SMA Karasuno—yang dulunya sempat diejek sebagai "raksasa yang jatuh" atau "gagak yang gak bisa terbang"—akhirnya sukses melaju ke babak final Turnamen Musim Semi. Tapi, langkah mereka buat bisa dapet tiket ke turnamen nasional bener-bener dihadang tembok raksasa. Karasuno kudu wajib mengalahkan sekolah unggulan nomor satu, Akademi Shiratorizawa, yang terkenal sebagai raja terakhir di prefektur mereka.
Rintangan paling mematikan buat Karasuno adalah ace andalan Shiratorizawa, Wakatoshi Ushijima. Cowok ini bukan cuma pemain nomor satu di Prefektur Miyagi, tapi juga masuk dalam jajaran tiga besar ace terbaik di seluruh Jepang yang pukulannya setara monster. Cuma tim terkuat yang bisa lolos ke tingkat nasional, dan karena laga ini adalah kesempatan terakhir bagi anak-anak kelas tiga buat main di nasional, Karasuno gak punya pilihan selain ngeluarin semua modal teknik yang udah mereka pelajari selama kamp pelatihan kemarin.
Baku hantam di lapangan voli ini dipastikan bakal berjalan super menegangkan, penuh tensi, sekaligus bikin merinding. Berbekal kombinasi serangan cepat Hinata-Kageyama dan pertahanan solid yang digalang Tsukishima, Karasuno bakal berjuang mati-matian buat menumbangkan sang raja. Pertempuran antara sang gagak melawan burung elang putih pun resmi dimulai!
Mitsuha Miyamizu, seorang siswi SMA, pengin banget ngerasain hidup jadi cowok di hiruk-pikuk kota Tokyo. Keinginan itu beda banget sama kesehariannya yang tenang di pedesaan. Di sisi lain, ada Taki Tachibana, cowok SMA yang sibuk banget ngurusin sekolah, kerja sampingan, sekaligus ngejar cita-citanya jadi arsitek.
Suatu hari, Mitsuha bangun tidur di kamar yang asing dan tiba-tiba aja dia ngerasain impiannya jadi kenyataan—dia pindah ke tubuh Taki di Tokyo! Begitu juga sebaliknya, Taki kaget pas sadar dia malah lagi ngejalanin hidup Mitsuha di pedesaan yang sepi. Penasaran sama kejadian aneh ini, mereka pun mulai cari cara buat saling nemuin.
Film 'Kimi no Na wa' ngikutin gimana aksi Mitsuha dan Taki yang akhirnya bikin hidup mereka berubah drastis. Lewat takdir dan berbagai kejadian tak terduga, benang merah antara keduanya perlahan terjalin makin erat.