Dunia fantasi yang penuh sihir dan intrik gelap menanti siapa saja yang berani bermain di bayang-bayang. Genre isekai ini mengambil perspektif unik di mana protagonis tidak mencari ketenaran, melainkan mengincar posisi dalang di balik layar yang misterius.
Pemuda bernama Cid Kagenou terobsesi menjadi penguasa rahasia. Saat bereinkarnasi, ia menciptakan organisasi Shadow Garden untuk melawan kultus jahat. Tanpa sadar, semua omong kosong yang ia karang ternyata adalah fakta yang sangat nyata dan mematikan.
Para pengikut setia seperti Alpha sangat mengagumi dedikasi sang pemimpin. Mereka menganggap setiap rencana gila sang ketua sebagai strategi brilian untuk meruntuhkan musuh. Namun, hubungan mereka didasari kesalahpahaman lucu yang terus bergulir tanpa henti.
Konflik muncul saat Kultus Diabolos mulai menebar teror di seluruh kerajaan. Alexia Midgar yang terjebak dalam pusaran konspirasi ini terpaksa berurusan dengan organisasi rahasia tersebut. Ia mencoba mengungkap kebenaran di balik semua kekacauan yang terjadi.
Petualangan ini menguji batas antara khayalan dan kenyataan dalam skala epik. Sang dalang bayangan terus beraksi dengan gaya elegan sambil menyembunyikan identitas aslinya. Siapkah ia menghadapi konsekuensi dari drama besar yang ia ciptakan sendiri di dunia ini?
Dunia sekolah yang tenang tiba-tiba berubah saat sebuah insiden kecil memicu benang takdir yang tak terduga. Genre slice of life ini menyajikan romansa yang berkembang pelan di lorong sekolah, penuh dengan momen manis dan kecanggungan remaja yang bikin gemas.
Miyano adalah seorang kutu buku yang pemalu dan sangat terobsesi dengan manga bertema boys love. Ia merasa rendah diri karena memiliki wajah yang terlalu feminin, sebuah rahasia yang membuatnya sering merasa canggung saat berada di tengah keramaian.
Hidupnya berubah drastis setelah bertemu dengan Sasaki, seorang senior nakal yang punya reputasi suka membuat onar. Anehnya, sang senior justru menunjukkan ketertarikan yang tulus terhadap hobi bacaan sang junior, meski awalnya ia hanya berniat untuk mendekat saja.
Hubungan mereka berkembang lewat sesi berbagi manga dan diskusi seru di perpustakaan. Sang senior mulai merasakan perasaan yang lebih dalam, namun sang junior yang lugu justru terjebak dalam delusi romantis di kepalanya sendiri, membuat komunikasi menjadi cukup rumit.
Konflik batin mulai muncul saat perasaan mereka perlahan tumbuh melampaui batas pertemanan biasa. Di antara tumpukan buku dan tatapan malu-malu, keduanya harus memberanikan diri menghadapi kenyataan bahwa cinta terkadang tumbuh di tempat yang tak diduga.