Awalnya, Corpse God adalah seorang ahli nujum legendaris yang hidup di dunia fantasi penuh perang. Setelah kalah dalam pertarungan hidup mati melawan seorang pahlawan, ia malah terlempar ke Tokyo modern dan bereinkarnasi ke dalam tubuh seorang remaja bernama Polka Shinoyama. Bayangin aja, dia yang terbiasa sama sihir dan mayat hidup, sekarang harus adaptasi sama kehidupan kota yang super ramai dan canggih.
Meskipun punya kemampuan mengendalikan arwah yang ngeri banget, tujuan utama Corpse God di dunia ini sebenarnya cuma mau hidup tenang dan damai. Dia capek terus-terusan bertarung di dunia asalnya, makanya dia berusaha sebisa mungkin buat nggak menarik perhatian. Sayangnya, takdir berkata lain karena dia malah sering banget terseret ke dalam konflik organisasi kriminal dan berbagai masalah pelik di Shinjuku.
Sepanjang ceritanya, kita bisa lihat sisi unik dari dirinya yang penasaran sama hal-hal sepele, kayak makanan enak atau cara kerja gadget. Dia bukan tipe penjahat sadis, malah cenderung punya rasa ingin tahu yang besar. Perjalanan Corpse God di Dead Mount Death Play ini benar-benar unik karena dia mencoba jadi manusia 'normal' di tengah hiruk-pikuk kehidupan dunia modern yang asing baginya.