Sekolah baru selalu mendebarkan, apalagi bagi Yui Hirasawa yang bingung memilih kegiatan ekskul. Ia akhirnya mendaftar ke Klub Musik Pop, mengira itu adalah musik ringan yang mudah diikuti. Namun, ia tidak tahu bahwa ia justru terjebak dalam petualangan band yang penuh dengan tawa, drama, dan kue lezat setiap hari.
Klub itu terancam dibubarkan karena kekurangan anggota. Ritsu Tainaka yang penuh semangat langsung menyeret sahabatnya, Mio Akiyama, untuk bergabung. Mereka pun butuh personel tambahan. Kehadiran sang pemain keyboard yang kaya raya dan baik hati, Tsumugi Kotobuki, segera melengkapi formasi band ini.
Kehidupan sekolah berubah total bagi mereka berempat. Sifat Yui yang ceroboh sering memicu kekacauan, sementara Mio yang pemalu selalu merasa cemas saat tampil di depan umum. Ritsu harus menyeimbangkan ambisi bandnya dengan sifatnya yang santai, sementara Tsumugi selalu memanjakan semua orang dengan teh dan camilan.
Ketegangan muncul ketika mereka sadar bahwa kemampuan bermusik mereka masih nol besar. Latihan keras menjadi tantangan berat bagi gadis-gadis ini. Ditambah lagi, kehadiran Azusa Nakano sebagai anggota termuda yang ambisius menciptakan dinamika baru yang menuntut kedewasaan lebih dari para seniornya di klub.
Musik bukan sekadar tentang nada, melainkan ikatan persahabatan yang erat di ruang klub yang hangat. Mereka belajar menghadapi ketakutan, membangun kepercayaan, dan menemukan jati diri melalui melodi. Di balik tawa dan camilan, mereka berusaha keras mengejar mimpi besar sebelum masa SMA mereka berlalu begitu saja.
Dunia bawah tanah yang kelam menjadi panggung bagi kisah thriller psikologis penuh ketegangan ini. Seseorang yang terbangun tanpa ingatan harus terjebak dalam pusaran organisasi pembunuh bayaran internasional yang kejam bernama Inferno yang sangat misterius.
Pemuda yang kemudian diberi nama Zwei ini dipaksa untuk bertahan hidup melalui latihan berat dan pembunuhan. Identitas lamanya telah hilang, digantikan oleh naluri bertahan hidup yang kejam di tengah dunia yang tak mengenal kata belas kasihan.
Di sana, ia bertemu dengan Ein, seorang gadis pembunuh berbakat yang menjadi mentor sekaligus sosok terdekatnya. Hubungan mereka terasa dingin namun rumit, karena keduanya hanyalah alat yang dikendalikan oleh bayang-bayang organisasi besar yang dingin.
Konflik batin terus menghantui saat Cal Devens muncul dan mulai mengganggu tatanan hidup mereka. Pertemuan tak terduga ini memaksa mereka mempertanyakan arti kemanusiaan, loyalitas, dan harga yang harus dibayar demi mendapatkan kebebasan sejati.
Apakah mereka hanya sekadar boneka yang bisa dibuang kapan saja, atau mampu menentukan takdir sendiri? Di balik desingan peluru, pencarian identitas diri menjadi inti perjuangan mereka melawan takdir kelam yang telah dirancang dengan sangat rapi oleh musuh.
Kehidupan kucing kecil yang menggemaskan kini memasuki babak baru yang penuh warna. Pindah ke apartemen yang lebih besar membawa petualangan tak terduga bagi si kucing belang abu-abu dan putih ini. Suasana rumah baru yang asing menuntut adaptasi ekstra.
Kini Chi harus menghadapi tantangan lingkungan baru bersama keluarga Yamada yang penuh kasih. Sifatnya yang sangat penasaran dan ceroboh sering kali membuatnya terjebak dalam situasi lucu namun cukup merepotkan bagi pemiliknya di kediaman yang baru.
Keluarga Yamada, yang terdiri dari Yohei sebagai sahabat bermain dan kedua orang tuanya, berusaha memberikan kenyamanan maksimal. Namun, kehadiran tetangga baru dan hewan peliharaan lain di sekitar apartemen memicu konflik kecil yang menguji nyali.
Hubungan emosional antara mereka semakin kuat saat mereka belajar saling memahami. Ketakutan akan dunia luar yang luas perlahan terkikis oleh kehangatan kasih sayang. Si kucing mungil ini perlahan mulai merasa bahwa rumah bukan hanya tempat, tapi hati.
Setiap sudut ruangan kini menjadi taman bermain raksasa bagi sang kucing. Konflik antara rasa ingin tahu dan keinginan untuk tetap aman selalu beradu. Petualangan domestik ini mengajarkan arti rumah bagi makhluk yang hanya ingin disayangi selamanya.