Kehidupan di Ikebukuro kembali memanas setelah insiden besar terungkap. Kota metropolitan ini bukan sekadar pemukiman biasa, melainkan medan pertempuran bawah tanah yang penuh intrik. Kelompok misterius mulai bergerak, menciptakan ketegangan baru di jalanan.
Mikado Ryuugamine kini terjebak dalam dilema moral saat geng Dollars kehilangan kendali. Sementara itu, Celty Sturluson terus mencari kepalanya yang hilang di tengah keramaian kota, sambil tetap menjaga hubungannya dengan sang kekasih.
Konflik kian meruncing ketika Izaya Orihara dengan licik mengadu domba berbagai pihak demi kepentingannya. Di sisi lain, Shizuo Heiwajima mencoba menahan amarahnya, namun provokasi terus memaksanya untuk meledak dan menghancurkan apa pun di depannya.
Ketegangan juga melanda Anri Sonohara yang berjuang mengatasi trauma masa lalunya terkait pedang Saika. Hubungannya dengan teman dekatnya semakin merenggang seiring dengan rahasia gelap yang mulai terbongkar perlahan di bawah gemerlap lampu malam kota.
Segala alur saling bertautan dalam jalinan takdir yang tak terduga. Ketika kebenaran mulai terungkap, setiap tokoh harus memilih antara kesetiaan atau pengkhianatan di tengah kekacauan, membuktikan bahwa di Ikebukuro, tidak ada yang bisa benar-benar aman.
Kehidupan sekolah Nanami Momozono yang biasa berubah total sejak ia menjadi dewa kuil. Kini, ia harus menyeimbangkan tanggung jawab spiritual sebagai dewa pelindung dengan drama kehidupan remaja yang rumit, sambil memastikan kuil Mikage tetap berjalan dengan damai.
Sosok Tomoe, sang rubah iblis yang angkuh, semakin posesif dan protektif terhadap Nanami. Hubungan mereka yang tak biasa mulai diuji dengan perasaan asing yang muncul, menciptakan dinamika unik antara seorang dewa manusia dan pelayan iblis yang penuh gengsi.
Konflik memanas saat Mizuki, ular putih yang setia, terus mencari perhatian Nanami dengan caranya yang eksentrik. Kehadiran para dewa lain dan makhluk supranatural membuat hari-hari mereka di kuil tidak pernah sepi dari ancaman serius yang menguji ikatan batin.
Petualangan berlanjut saat mereka harus menghadapi tantangan di dunia para dewa yang berbahaya. Keberanian Nanami diuji saat ia berusaha membuktikan bahwa meskipun hanya manusia biasa, ia mampu mengemban takdir besar demi menjaga kedamaian bagi orang-orang yang ia sayangi.
Ketegangan antara takdir ilahi dan keinginan hati manusia menjadi inti perjalanan kali ini. Apakah perasaan yang tumbuh di antara mereka cukup kuat untuk menghadapi takdir yang kejam? Sebuah kisah manis tentang pengabdian, cinta, dan menemukan tempat untuk pulang.