Dunia kerja yang membosankan mendadak berubah warna saat rahasia terpendam perlahan tersingkap. Mengusung genre komedi romantis perkantoran, kisah ini menyoroti lika-liku kehidupan orang dewasa yang mencoba menyeimbangkan karier profesional dengan hobi otaku.
Pertemuan kembali di kantor antara Narumi Momose, seorang fujoshi yang menyembunyikan identitasnya, dengan teman masa kecilnya, Hirotaka Nifuji, memicu kesepakatan unik. Mereka memutuskan untuk menjalin hubungan asmara demi kenyamanan pribadi.
Hubungan ini jauh dari kata romantis bak dongeng karena keduanya lebih memilih bermain game daripada berkencan layaknya pasangan normal. Masalah muncul ketika perbedaan cara pandang mengenai ekspresi cinta mulai menciptakan jarak emosional yang cukup membingungkan.
Di sisi lain, ada pasangan senior Hanako Koyanagi dan Taro Kabakura yang memiliki dinamika hubungan penuh pertengkaran lucu namun manis. Persaingan hobi serta ego mereka sering kali memicu kekacauan di antara lingkaran pertemanan yang sangat erat ini.
Tantangan terbesar mereka adalah menghadapi dunia nyata sambil menjaga gairah otaku tetap hidup. Akankah mereka menemukan cara untuk mencintai seseorang tanpa harus meninggalkan jati diri mereka sendiri, atau justru komitmen menjadi hambatan bagi hobi mereka?
Dunia telah hancur oleh penyesalan yang mendalam bagi mereka yang terjebak dalam garis waktu kelam. Sci-fi psikologis ini mengeksplorasi trauma pasca-perjalanan waktu, di mana setiap detak jam terasa seperti siksaan bagi jiwa yang lelah akan tragedi masa lalu.
Okabe Rintarou kini hidup dalam bayang-bayang kegagalan, mencoba melupakan sosok gadis yang hilang dari ingatannya. Ia berjuang keras mempertahankan sisa kewarasannya sambil berhadapan dengan dunia yang perlahan mulai kehilangan harapan akan masa depan.
Kehadiran Makise Kurisu dalam bentuk kecerdasan buatan, Amadeus, mengguncang batin sang ilmuwan gila itu. Pertemuan tak terduga ini memaksanya berinteraksi dengan Hiyajo Maho, rekan peneliti yang menyimpan rahasia besar di balik teknologi simulasi memori.
Di tengah ketegangan geopolitik global, konspirasi besar mulai mengintai identitas para ilmuwan. Hubungan yang rumit antara kesetiaan dan ambisi membuat setiap keputusan terasa mematikan, sementara sosok Shiina Mayuri tetap menjadi jangkar emosinya.
Konflik batin dan konsekuensi waktu kini membentur dinding realitas yang semakin tipis. Apakah keberanian untuk mengubah takdir masih tersisa, ataukah umat manusia memang ditakdirkan untuk jatuh ke jurang kehancuran yang tak bisa dihindari oleh siapa pun?