Dunia komedi absurd kembali hadir melalui serangkaian cerita pendek yang mengocok perut. Tanpa beban tugas sekolah yang berat, para remaja ini mengisi waktu mereka dengan aksi konyol, fantasi liar, hingga eksperimen sosial yang sangat tidak berfaedah.
Trio sahabat karib, yakni Tadakuni yang polos, Hidenori dengan ide-ide gilanya, serta Yoshitake yang selalu antusias, kembali terlibat dalam situasi canggung. Mereka mencoba menaklukkan masa muda dengan segala kebodohan.
Interaksi mereka dengan siswi sekolah sebelah sering memicu kesalahpahaman yang kocak. Ketegangan muncul saat mereka berusaha bersikap keren, namun justru berakhir menjadi bahan tertawaan karena kepribadian mereka yang aneh dan sangat sulit ditebak.
Hubungan persahabatan mereka diuji oleh tantangan konyol yang menuntut keberanian konyol pula. Konflik kecil seperti memperebutkan posisi pemimpin atau mencoba eksperimen aneh membuat suasana menjadi makin ricuh, panas, sekaligus sangat menghibur bagi penonton.
Kisah ini menjadi refleksi nyata betapa pentingnya tawa di tengah masa remaja yang penuh tekanan. Menonton aksi mereka adalah perjalanan nostalgia tentang kekonyolan masa sekolah yang tak terlupakan, di mana hal sepele berubah menjadi kekacauan total.