Dunia yang terkepung tembok raksasa kini berada di ambang kehancuran total. Para titan yang haus darah terus meneror umat manusia, memaksa para prajurit untuk angkat senjata. Ketegangan memuncak saat misteri di balik dinding mulai terkuak secara brutal.
Eren Yeager memikul beban berat sebagai harapan terakhir manusia. Dengan kemampuan uniknya yang mengguncang dunia, dia harus berhadapan dengan keraguan rekan-rekannya sendiri. Kekuatan batinnya diuji saat ia berusaha membuktikan kesetiaan dirinya.
Mikasa Ackerman selalu berdiri teguh melindungi Eren dengan loyalitas tanpa batas. Di sisi lain, Armin Arlert menggunakan kecerdasan taktisnya untuk merancang strategi bertahan hidup, meski harus berhadapan dengan trauma yang sangat mendalam.
Hubungan mereka kian rumit ketika Levi Ackerman mulai mengawasi langkah Eren dengan dingin. Ketidakpercayaan di korps militer menciptakan konflik internal yang pelik, sementara musuh baru dengan wujud manusia mulai mengintai dari balik kabut misteri.
Pertempuran demi kebebasan kini menuntut pengorbanan yang tidak sedikit. Saat takdir mulai mempermainkan nyawa, apakah keberanian saja cukup untuk melawan takdir kelam? Inilah kisah tentang tekad baja yang menolak menyerah meski maut terus mengincar setiap saat.
Sebuah bar misterius bernama Quindecim menjadi tempat penentuan nasib jiwa yang baru saja meninggal dunia. Di sana, mereka dipaksa memainkan permainan maut untuk mengungkap sisi gelap batin mereka. Tak ada jalan keluar, hanya penilaian akhir yang menanti.
Sosok Decim bertugas sebagai bartender sekaligus hakim yang dingin. Ia harus menilai kualitas jiwa melalui permainan sadis tersebut. Namun, segalanya berubah ketika seorang gadis tanpa ingatan datang dan mulai menantang cara kerjanya yang kaku.
Gadis itu, Onna, menjadi asisten unik yang mempertanyakan nilai kemanusiaan di balik setiap keputusan. Hubungan mereka yang canggung berkembang menjadi dinamika emosional, di mana empati mulai menguji objektivitas sang hakim yang tak punya perasaan.
Konflik batin terus menghantui saat mereka melihat trauma masa lalu para tamu. Nona, sang pengawas yang misterius, turut memainkan peran dalam narasi ini, memastikan sistem berjalan lancar meski keraguan mulai muncul dalam benak mereka semua.
Puncak ketegangan terjadi ketika batas antara manusia dan mesin semakin kabur. Anime psikologis ini menggali makna kehidupan, penyesalan, serta arti sesungguhnya dari sebuah keadilan yang absolut di ambang pintu kematian yang gelap dan penuh rahasia.
Dunia berubah menjadi neraka saat umat manusia terpojok oleh raksasa pemakan manusia yang disebut Titan. Selama seratus tahun, tembok raksasa menjadi satu-satunya pelindung dari kepunahan massal. Namun, kedamaian semu ini akhirnya hancur karena teror nyata.
Eren Yeager adalah remaja yang menyimpan dendam membara setelah melihat ibunya tewas dimakan Titan. Ia bersumpah untuk membasmi setiap raksasa yang ada di bumi. Tekadnya yang keras kepala sering kali membuatnya berselisih dengan rekan-rekannya.
Di sisinya, ada Mikasa Ackerman yang sangat protektif dan dingin, selalu siap mempertaruhkan nyawa demi melindungi Eren. Bersama Armin Arlert yang jenius namun penakut, ketiganya bergabung dengan militer untuk menuntut balas atas kehancuran rumah.
Pelatihan brutal di kamp militer menguji batas kemampuan fisik dan mental mereka. Meski dibayangi ketakutan akan kematian, ikatan persahabatan mereka menjadi senjata utama di tengah kekacauan medan perang yang penuh darah, teriakan, dan keputusasaan mutlak.
Saat dinding kota jebol untuk kedua kalinya, takdir membawa mereka menghadapi mimpi buruk yang sebenarnya. Pertarungan antara keberanian manusia melawan monster raksasa dimulai, memaksa mereka mengungkap rahasia kelam di balik asal-usul musuh yang mengerikan.
Dunia tiba-tiba dicekam ketakutan saat alien parasit datang ke Bumi, menyusup ke otak manusia untuk menguasai tubuh mereka. Makhluk mengerikan ini memangsa sesama manusia demi bertahan hidup, menciptakan kekacauan yang tak terduga di tengah kota yang sibuk.
Kehidupan Shinichi Izumi, remaja SMA biasa, berubah drastis ketika parasit gagal menguasai otaknya dan justru terjebak di tangan kanannya. Kini, dia harus berbagi tubuh dengan alien cerdas bernama Migi yang memiliki logika dingin dan brutal.
Keduanya terjebak dalam hubungan simbiosis yang canggung namun krusial demi bertahan hidup. Shinichi berusaha mempertahankan sisi kemanusiaannya, sementara Migi hanya peduli pada efisiensi serta insting predator yang tajam untuk mengalahkan parasit jahat lainnya.
Konflik batin terus menguji Shinichi saat dia menghadapi ancaman dari kaum parasit yang menyamar di masyarakat. Kehadiran Satomi Murano sebagai teman dekat membuatnya semakin sadar akan perlindungan yang harus dia berikan di tengah dunia yang kejam.
Apakah Shinichi bisa menjaga jati dirinya sebagai manusia sementara sisi gelap terus membayanginya? Pertarungan sengit antara moralitas dan insting bertahan hidup menjadi inti cerita yang mendebarkan, mempertanyakan apa sebenarnya makna dari keberadaan kita.