Medan perang Thunderbolt yang hancur menjadi saksi bisu horor Perang Satu Tahun. Sektor ini dipenuhi puing koloni luar angkasa yang melayang, menciptakan zona pertempuran mematikan bagi Federasi Bumi dan Zeon yang saling berebut kendali wilayah demi bertahan.
Di garis depan, pilot elit Federasi Bumi bernama Io Fleming terjebak dalam obsesi demi kehormatan. Ia adalah pria nekat yang gemar musik jazz, sering memutar piringan hitam di kokpit saat bertempur melawan musuh dengan gaya yang sangat agresif serta brutal.
Di sisi lawan, seorang sniper berbakat dari Zeon bernama Daryl Lorenz memikul beban berat sebagai penyandang disabilitas. Ia harus mengorbankan bagian tubuhnya demi mengendalikan unit mobile suit canggih, menjadikannya pion kunci pasukan zaku legendaris.
Hubungan keduanya penuh dendam karena mereka saling melukai rekan seperjuangan. Konflik ini melampaui sekadar ideologi perang, melainkan pertarungan ego dan obsesi pribadi yang membuat mereka terus saling incar di tengah kehancuran ruang angkasa yang kelam.
Melalui iringan jazz yang kontras dengan ledakan mesin perang, kisah ini menggali sisi gelap kemanusiaan. Saat batas antara prajurit dan mesin memudar, mereka terpaksa terus maju ke neraka tanpa tahu apakah kemenangan akan membawa kedamaian bagi jiwa.
Steins;Gate: Open the Missing Link - Divide By Zero
2
Sinopsis
Sebuah narasi fiksi ilmiah yang penuh ketegangan ini membawa kita kembali ke masa depan yang kelam. Setelah gagal menyelamatkan seseorang yang dicintainya, dunia berada di ambang kehancuran. Garis waktu yang kacau menciptakan labirin emosi yang memicu kehancuran mental.
Okabe Rintarou kini hidup dalam bayang-bayang kegagalan masa lalu yang menghantuinya setiap saat. Dia telah kehilangan semangat juangnya, membiarkan traumanya mengikis jati diri ilmuwan gila yang dulu begitu ceria. Kini, ia terjebak dalam penyesalan yang mendalam.
Hadirnya Makise Kurisu dalam wujud data kecerdasan buatan menjadi pusat konflik emosional yang rumit. Hubungan mereka yang sempat terputus kini muncul kembali, memaksa sang protagonis untuk menghadapi realitas pahit tentang eksistensi dan memori manusia.
Sementara itu, Shiina Mayuri tetap menjadi pilar pendukung yang mencoba menenangkan badai di hati sahabatnya. Kehadirannya memberikan kontras emosional di tengah ambisi teknologi berbahaya yang mulai mengancam stabilitas dunia serta masa depan umat manusia.
Ketegangan memuncak ketika batas antara realitas dan simulasi mulai memudar secara mengerikan. Pilihan sulit menanti, menuntut keberanian untuk melampaui logika demi mencapai jawaban yang hilang di tengah kekacauan waktu yang terus berputar tanpa henti bagi mereka.