Jepang era Muromachi menjadi saksi lahirnya legenda musikal yang mendobrak aturan zaman. Di tengah kekacauan politik dan tradisi yang kaku, musik menjadi satu-satunya pelarian. Sebuah kisah fantasi sejarah yang memadukan elemen teater tradisional dengan energi konser rock yang mengguncang jiwa penontonnya.
Seorang pemuda buta bernama Tomona berkelana mencari jati diri melalui petikan alat musik biwa yang memikat. Pertemuannya dengan sosok misterius mengubah takdir mereka selamanya. Keduanya terikat dalam janji untuk menyuarakan kebenaran lewat seni pertunjukan yang sangat unik.
Inu-Oh adalah penari berbakat dengan rupa yang tidak biasa, yang selalu menutupi tubuhnya dari dunia luar. Terlahir dengan kutukan, ia mendambakan pengakuan sebagai seniman. Bersama sang musisi, ia mulai mengubah setiap panggung pertunjukan menjadi perayaan seni yang liar dan sangat menantang.
Hubungan mereka tumbuh kuat di atas panggung, menggabungkan ritme modern dengan narasi sejarah yang kelam. Mereka berdua harus menghadapi tekanan dari penguasa yang ingin membungkam suara mereka. Konflik batin dan eksternal pun mulai menghantui setiap langkah ambisius yang mereka ambil.
Puncak pertunjukan mereka menjadi cermin bagi masyarakat yang haus akan kebebasan berekspresi di tengah penindasan. Mampukah mereka tetap setia pada gaya seni yang tak lazim ini? Drama musikal ini mengeksplorasi arti persahabatan, identitas diri, dan kekuatan sebuah mahakarya dalam melawan arus utama yang sangat membosankan.