Dunia fantasi kelam memaksa manusia menyerahkan korban jiwa kepada raja iblis demi kedamaian yang rapuh. Di tengah ketakutan tersebut, seorang gadis kecil bernama Sariphi dibawa ke Kerajaan Ozmargo untuk menjadi persembahan bagi raja yang sangat kejam.
Sang raja, Leonhart, ternyata menyimpan rahasia besar di balik topeng keganasannya. Berbeda dengan ketakutan semua orang, gadis pemberani ini justru tidak gemetar saat menatap sang raja. Sikap tulusnya membuat sang raja penasaran dan memutuskan melindunginya.
Hubungan mereka berkembang dari sekadar mangsa dan predator menjadi ikatan emosional yang melampaui batas ras. Namun, posisi Anubis sebagai penasihat setia raja yang kolot menjadi ancaman nyata karena ia menentang keras kehadiran manusia di istana suci.
Konflik batin semakin memuncak ketika dunia luar mulai mempertanyakan loyalitas sang raja. Sang gadis harus membuktikan bahwa kebaikan hati dapat meruntuhkan tembok prasangka, meski itu berarti mempertaruhkan nyawanya di tengah dunia yang penuh kebencian.
Di antara intrik politik dan kebencian antar ras, mampukah mereka menciptakan masa depan baru? Perjalanan mereka adalah ujian tentang kasih sayang yang mampu mengubah takdir tragis menjadi dongeng indah penuh harapan bagi semua makhluk di dunia yang terpecah.
Dunia fantasi kuno yang penuh misteri kini terancam oleh kegelapan yang mulai bangkit. Makhluk mitologi legendaris yang dulunya dianggap sebagai legenda kini harus berhadapan dengan kekacauan manusia yang serakah. Inilah kisah tentang takdir, pengorbanan, dan perjuangan menjaga keseimbangan antara alam nyata dengan dunia arwah yang mistis.
Di tengah kekacauan itu, muncul Tao Yao, seorang penyembuh eksentrik yang berkelana membawa misi khusus. Ia tidak sendirian, melainkan ditemani oleh Liu Gongzi, seekor siluman ular yang memiliki kepribadian dingin namun menyimpan rasa setia yang sangat mendalam kepada sang gadis penyembuh.
Hubungan mereka berdua penuh dengan bumbu komedi sekaligus ketegangan yang mendebarkan. Meskipun sering bertengkar karena perbedaan prinsip, mereka saling melengkapi saat menghadapi makhluk buas yang merasuki jiwa manusia, menjalin ikatan unik di tengah perjalanan yang sangat berbahaya.
Konflik memuncak ketika mereka bertemu dengan Mo Ya, seorang anak kecil yang menyimpan rahasia besar tentang asal-usul monster tersebut. Kehadiran bocah ini memaksa mereka untuk mengungkap sejarah kelam masa lalu yang selama ini terkubur rapat di balik kabut tebal pegunungan.
Tema utama berkutat pada empati terhadap makhluk yang terluka dan perjuangan melawan nafsu manusia. Mereka harus terus bergerak maju, menembus rintangan supranatural, demi menyembuhkan luka batin para beast yang sebenarnya hanya merindukan kedamaian dan tempat untuk pulang.