Ada seekor makhluk mirip cumi-cumi bernama Happian yang mutusin buat pergi dari planet asalnya demi satu misi mulia: menyebarkan kebahagiaan ke seluruh alam semesta. Pas mendarat di Bumi, alien polos ini malah langsung apes dan hampir aja ditangkap sama manusia. Untungnya, dia diselamatkan oleh seorang anak SD yang gak pernah senyum bernama Shizuka Kuze. Shizuka ngasih dia makan dan ngasih nama panggilan imut: Takopii. Merasa berutang budi, Takopii langsung bertekad bakal ngelakuin apa aja pakai kekuatan ajaibnya demi bisa bikin Shizuka tersenyum lagi.
Tapi ternyata, misi bikin Shizuka senyum itu susahnya minta ampun dan jauh dari kata indah. Shizuka ini hidupnya menderita banget: dia jadi korban bullying brutal sama temen sekelasnya, gak punya sosok ayah, dan ibunya selalu sibuk kerja sampai gak pernah pulang—meskipun skala kegelapan dari masalah-masalah ini awalnya sama sekali gak dipahamin sama Takopii yang kelewat naif. Untungnya, Shizuka masih punya satu-satunya sumber kebahagiaan di dunia ini, yaitu anjing peliharaannya yang setia bernama Chappy.
Melihat kedekatan Shizuka dan Chappy, Takopii makin ngebet pengen bikin anak itu bahagia. Masalahnya, karena Takopii gak paham sama sekali soal kompleksitas emosi dan kejamnya dunia manusia, setiap gadget ajaib yang dia kasih ke Shizuka buat nyelesaiin masalah malah selalu berujung jadi blunder besar dengan konsekuensi yang mengerikan dan berdarah-darah! Takopii pun terpaksa harus belajar memahami sisi kelam manusia secara instan menggunakan tentakelnya sendiri demi menyelamatkan hidup Shizuka.
Dunia pacuan kuda kini berubah drastis berkat kehadiran gadis-gadis berbakat yang memiliki kemampuan lari luar biasa. Di tengah megahnya persaingan arena, impian untuk menjadi yang tercepat di Jepang menjadi target utama bagi setiap atlet muda yang ambisius.
Gadis desa bernama Oguri Cap datang dengan tekad baja, membawa harapan besar dari daerah asalnya. Meski awalnya dipandang sebelah mata oleh banyak orang, ia menyimpan bakat mentah yang siap meledak kapan saja saat berada di atas lintasan lari.
Perjalanannya tidaklah mudah karena ia harus berhadapan dengan Tamamo Cross, sang rival tangguh yang sangat gigih. Persaingan sengit mereka di lintasan menciptakan dinamika emosional yang intens, memaksa keduanya untuk terus melampaui batas diri.
Kehadiran Fujimasa March menambah lapisan konflik tersendiri di dalam tim, menguji loyalitas serta kerja sama mereka di bawah tekanan ekspektasi yang tinggi. Hubungan antar gadis-gadis ini pun menjadi kunci dari perkembangan karier mereka yang menanjak.
Ketegangan memuncak saat mereka menghadapi berbagai turnamen bergengsi dengan taruhan masa depan yang besar. Apakah kerja keras dan dedikasi mampu membawa mereka ke puncak kejayaan, atau justru tekanan besar tersebut akan mematahkan mimpi mereka sendiri?
Sebuah drama klasik penuh kehangatan yang membawa penonton ke pedesaan asri Avonlea. Fokusnya adalah kisah menyentuh tentang harapan, pertumbuhan diri, dan ikatan kekeluargaan yang tak terduga, dibalut dalam suasana abad ke-19 yang sangat memikat hati.
Kehidupan sepasang kakak beradik, Marilla Cuthbert dan saudaranya, berubah drastis saat mereka berniat mengadopsi anak laki-laki. Namun, alih-alih bocah pekerja, mereka justru kedatangan sosok yatim piatu berambut merah yang sangat cerewet dan penuh imajinasi.
Gadis itu adalah Anne Shirley, seorang anak yatim yang penuh semangat namun sering membuat kekacauan. Meski kehadirannya tidak direncanakan, ia perlahan mulai mengubah atmosfer rumah pertanian Green Gables menjadi tempat yang jauh lebih hidup dan berwarna.
Hubungan mereka penuh dinamika, mulai dari kesalahpahaman hingga pertengkaran kecil yang menguji kesabaran. Di sekolah, ia juga harus menghadapi rivalnya, Gilbert Blythe, yang sering memancing emosinya melalui ejekan tentang warna rambut yang ia benci.
Perjalanan gadis ini adalah pencarian jati diri di tengah dunia yang kaku. Dengan imajinasi liar dan optimisme tinggi, ia berusaha membuktikan bahwa meskipun dirinya berbeda, ia layak mendapatkan kasih sayang serta tempat untuk benar-benar merasa di rumah.